kemenhanbelanja

Kemenhan Belanjakan 85 Persen Anggarannya di Dalam Negeri

Kemenhan Belanjakan 85 Persen Anggarannya di Dalam Negeri
Jubir Menhan, Dahnil Anzar Simanjuntak/Medcom.id/Siti Yona Hukmana.


Jakarta (Lampost.co) -- Kementerian Pertahanan (Kemenhan) akan membelanjakan sebagian besar anggarannya ke dalam negeri. hal itu diungkapkan oleh Juru bicara Menteri Pertahanan, Dahnil Anzar Simanjuntak. Ia menjelaskan prioritas belanja itu berdasarkan perintah Persiden Joko Widodo pada rapat terbatas Selasa, 8 Juli 2020.
 
"Kemenhan memang prioritas belanja dalam negeri, dan memang 85 persen belanja Kemenhan dibelanjakan di dalam negeri," kata Dahnil kepada Medcom.id, di Jakarta, Jumat, 10 Juli 2020.
 
Dahnil menjelaskan 55 persen dari Rp117 triliun alokasi anggaran Kemhan 2020 digunakan untuk belanja prajurit TNI dan ASN Kemenhan-TNI. Sementara 20 persen untuk opersional, perawatan alat utama sistem pertahanan (alutsista), dan keperluan lain.


"Kita juga sekarang fokus back up penanganan covid-19," ujar Dahnil.
 
 Dia menyebut belanja alutsista kurang dari 25 persen total anggaran. Ia mengatakan penyediaan alusista diprioritaskan dari industri dalam negeri.
 
Jika ada kebutuhan yang tak tersedia dari dalam negeri, pihaknya memakai skema join productiondengan perusahaan asing. Sehingga ada upaya alih teknologi dari perusahaan luar ke perusahaan di dalam negeri.
 
"Sisanya, bila mendesak dan harus segera dan tidak ada substitusinya tentu kita beli dari negara produsen alutsista di luar negeri," kata Dahnil.
 
Presiden Joko Widodo melarang Kementerian Pertahanan untuk belanja di luar negeri untuk sementara waktu. Ia ingin Kemenhan membeli produk-produk dalam negeri.
 
"Beli produk dalam negeri, saya kira Pak Menhan (Prabowo Subianto) juga lebih tahu mengenai ini," kata Jokowi dalam video rapat terbatas yang diunggah Rabu malam, 8 Juli 2020.

EDITOR

Medcom


loading...



Komentar


Berita Terkait