#lebaran#wisata

Kemendagri Diminta Perintahkan Daerah Tutup Tempat Wisata

Kemendagri Diminta Perintahkan Daerah Tutup Tempat Wisata
Mendagri Tito Karnavian/Medcom.id/Theofilus Ifan


Jakarta (Lampost.co) -- Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) diminta tak hanya melarang pejabat daerah menggelar halalbihalal selama Idulfitri 1422 Hijriah/2021 Masehi. Pemerintah disarankan memerintahkan tempat wisata di daerah ditutup.

"Mendagri (Menteri Dalam Negeri Tito Karavian) segera bikin kajian mendalam untuk menerbitkan instruksi ke seluruh daerah terkait penutupan tempat wisata selama libur lebaran," kata Wakil Ketua Komisi II Luqman Hakim melalui keterangan tertulis, Jumat, 7 Mei 2021.

Baca juga: Lampung Buka Seluruh Tempat Wisata Saat Libur Lebaran

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu tak ingin pembukaan tempat wisata merusak langkah mitigasi yang dibuat pemerintah. Seperti, pelarangan mudik,pembatasan buka puasa bersama, halalbihalal, dan sebagainya.

"Jangan sampai rusak dan sia-sia akibat pemerintah tidak menghitung ancaman badai covid-19 yang datang dari tempat-tempat wisata selama libur lebaran," ungkap dia.

Penutupan tempat wisata memang berdampak pada perputaran ekonomi. Namun, pemerintah saat ini diminta lebih mementingkan kesehatan.

"Ingat, keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi," tegas Luqman.

Selain itu, dia menyambut baik berbagai langkah mitigasi yang diambil pemerintah menjelang Lebaran Idulfitri. Pemerintah daerah diminta tidak bermanuver membuat kebijakan yang aneh-aneh.

"Menjaga keselamatan rakyat adalah tugas utama setiap kepala daerah," ujar dia.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait