#viruscorona#viruskorona#kesehatan#beritalampung

Kemenag Belum Izinkan Asrama Haji Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Kemenag Belum Izinkan Asrama Haji Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Covid-19
Foto: Dok


Bandar Lampung (Lampost.co): Pemkot Bandar Lampung mengajukan permohonan penggunaan Asrama Haji Lampung sebagai tempat isolasi pasien Covid-19. Namun, permohonan itu belum mendapatkan persetujuan.

Kepala Kanwil Kemenag Lampung Juanda Na'im mengatakan saat ini Asrama Haji ramai digunakan masyarakat. Salah satunya adalah program manasik haji yang dilakukan sepanjang tahun.

Selain itu, ramai juga masyakarat yang menggelar seminar, resepsi, dan acara besar lainnya. Sehingga dikhawatirkan masyarakat akan takut jika dijadikan lokasi isolasi.

Baca juga: Angka Covid-19 Lampung Bertambah 99 Kasus Baru

"Pertimbangan itu membuat kita memutuskan dalam kondisi sekarang ya, tidak enak kalau mau menggunakan asrama haji itu sebagai tempat isolasi karena masyarakat akan khawatir," kata dia, Selasa, 10 November 2020.

Selain itu, ia juga menambahkan selama ini operasional Asrama Haji menggunakan perputaran penggunaan asrama. Sehingga jika dijadikan tempat isolasi asrama tidak lagi memiliki biaya operasional.

Pihaknya menyarankan agar menggunakan tempat-tempat milik Pemerintah Daerah yang memungkinkan. Jika memang Bandar Lampung tidak ada lagi tempat Kemenag siap mendukung.

"Kami juga menyarankan pemerintah bisa memaksimal rumah sakit RSBNH itu untuk tempat isolasi," ujar Juanda.

Saat ini Bandar Lampung hanya memiliki 184 tempat tidur di 10 rumah sakit. Hingga saat ini sebanyak 170 tempat tidur telah digunakan.

Jumlah kasus Covid-19 di Bandar Lampung pada 9 November lalu berjumlah mencapai 1.117. Sebanyak 518 kasus diantanya merupakan kasus aktif, yakni pasien yang masih menjalani isolasi.

EDITOR

Adi Sunaryo

loading...




Komentar


Berita Terkait