#nelayan#kecelakaanlaut

Keluarga Minta Tanggung Jawab Perusahaan Kapal yang Hilang Kontak ABK

Keluarga Minta Tanggung Jawab Perusahaan Kapal yang Hilang Kontak ABK
Pencarian Basarnas terhadap KM EMJ 7 yang dinyatakan hilang kontak. Dok Basarnas


Bandar  Lampung (Lampost.co) -- Perusahaan pemilik Kapal Motor (KM) EMJ 7 yang hilang kontak, PT. Sutioso Bersaudara, masih enggan berkomentar terkait tanggungjawab terhadap 20 anak buah kapal (ABK) yang hilang kontak di ujung Tanjungbelimbing, Bengkunat, Lampung.

Pihak keluarga Wahyu asal Lampung, Djeni S, meminta pertanggungjawaban pihak perusahan yang sampai saat ini dianggap masih tertutup tentang informasi terbaru 20 ABK yang hilang kontak.

"Belum ada kabar, kami minta pertanggungjawaban mereka seperti apa, dari segi yang lain, bukan hanya kerahkan kapal,"katanya, melalui  telepon, Senin, 23 Agustus 2021.

Baca juga: Kapal Nelayan Telukbetung Timur Lampung Hilang Kontak

Djeni berharap ke 20 ABK itu masih dalam keadaan selamat dan hanya tersesat di perairan karena ombak yang tinggi.

"Minta doanya semua semoga ada kabar baik kedepan,"katanya.

Djeni melanjutkan upaya yang sudah dilakukan bersama masyarakat yakni terus mendokan semoga semua ABK selamat dengan cara membaca Al-Qur'an dan mengirimkan doa.

Diketahui, Waktu pencarian Kapal Motor (KM) EMJ 7 beserta 20 ABK yang dinyatakan hilang kontak di perairan Tanjungbelimbing, Kecamatan Bengkunat, pada Kamis, 12 Agustus 2021 dinyatakan berakhir. Batas waktu tersebut sesuai dengan standar operasional prosedur yang diberlakukan Badan Pencarian dan Pertolongan Nasional (Basarnas).

 

 

EDITOR

Wandi Barboy

loading...




Komentar


Berita Terkait