#pengeroyokan#penganiayaan

Keluarga Korban Pengeroyokan di Sungkai Utara Desak Polisi Tangkap Pelaku

Keluarga Korban Pengeroyokan di Sungkai Utara Desak Polisi Tangkap Pelaku
Ilustrasi Medcom.id


Kotabumi (Lampost.co) -- Keluarga korban pengroyokan terhadap dua warga Desa Negara Ratu, Sungkai Utara, Lampung Utara, meminta polisi segera menangkap pelaku. Akibat peristiwa tersebut, korban mengalami luka hingga tak sadarkan diri dan menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Handayani Kotabumi.                      

Peristiwa pengeroyokan tersebut telah dilaporkan ke Polsek Sungkai Utara bernomor: STPL/B-1/244/IV/2022/SPKT/Sek - Sk utara/Res Lamut/ Polda Lampung pertanggal 27 April 2022.

"Alhamdulillah sudah mulai sadar sekarang, kalau semalam lihatnya saja kami tak tega," ujar salah seorang kerabat, Yuli Septia Ningsih ditemui di RSU Handayani Kotabumi, Jumat, 29 April 2022.

Menurutnya, kejadian pengeroyokan itu berawal dari masalah sepele di depan toko baja ringan di sekitar Pasar Senen desa setempat. Saat itu korban Indra Andi Saputra (16), saat sedang menjemput kakaknya didatangi oleh pelaku Badri.

"Saat itu Andi sedang duduk di motor, tiba-tiba didatangi pelaku (Badri) langsung memukul tepat di bagian mata sebelah kanan hingga menyebabkan memar pada Kamis, 28 April 2022," terangnya.

Tak berselang lama usai kejadian, sempat ada perdamaian secara lisan di antara keduanya. Kemudian, pelaku ditemani kerabatnya Heri mencari korban Andi sampai ke rumahnya. Pelaku meminta korban datang ke rumahnya membicarakan penyelesaian terhadap aksi damai yang telah dilakukan sebelumnya.

"Saat itu adik saya ditemani kerabat lainnya (Aan). Disana keduanya malah dikeroyok, sehingga, korban Aan mengalami luka serius hingga tak sadarkan diri dan dilarikan ke rumah sakit," ungkapnya.

"Setibanya di teras, pelaku Badri langsung menampar pipi bagian kiri. Nahas, Aan coba menghalangi namun apes malah dikroyok oleh Badri, Heri, dan rekan-rekannya," tambahnya.

Akibat peristiwa tersebut, Aan mengalami luka sobek di pelipis kiri, dan sekujur muka lebam serta tak sadarkan diri pasca kejadian. Akhirnya oleh pihak keluarga dibawa ke rumah sakit karena tak sadarkan diri.

"Kami minta pelaku untuk diproses sesuai dengan peraturan perundang - undangan yang berlaku. Dan secepatnya dapat ditangkap," harapnya.

Kapolsek Sungkai Utara, AKP Rukmanijar membenarkan adanya kejadian itu dan saat ini perkaranya telah dilimpahkan ke Satreskrim Polres Lampura.

"Saat ini sedang dilakukan proses penyelidikan atas kejadian itu," katanya.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait