#Covid-19lampung#BERITABANDARLAMPUNG

Kelonggaran Aktivitas Pedagang Harus Dibarengi Pengawasan Prokes

Kelonggaran Aktivitas Pedagang Harus Dibarengi Pengawasan Prokes
Ilustrasi:Pixabay.com


Bandar Lampung (lampost.co) -- Pemerintah Kota Bandar Lampung memberi kelonggaran kepada pedagang untuk beraktivitas di atas pukul 22.00 WIB. Kebijakan itu diterapkan dengan syarat tidak boleh makan di tempat sesuai protokol kesehatan. 

Terkait hal itu, Wakil Ketua IDI Lampung dr Boy Zaghlul Zaini mengatakan harus diimbangi dengan pengawasan. Hal itu agar peraturan yang diberikan diterapkan dengan ideal.

Ia mengatakan, pedagang khususnya warung tenda harus benar-benar menerapkan protokol kesehatan. Hal itu karena banyak penularan terjadi saat makan bersama.

"Kami tidak melarang masyarakat, namun protokol kesehatan harus tetap diutamakan," ungkapnya, Senin, 22 Februari 2021.

Boy Zaghlul menjelaskan, untuk menegakkan prokes pemerintah bisa memaksimalkan Satgas Covid-19 di setiap kecamatan. Sehingga, setiap daerah bisa diawasi setiap saat.

Pemerintah saat ini memiliki tim Satgas Covid-19 hingga lingkungan RT/RW. Menurutnya, jika dimaksimalkan pengawasan bisa dilakukan secara maksimal.

"Sebelum jam 10 malam pengunjung silakan makan di tempat tapi tetap dengan prokes. Tetapi, lewat dari itu harus dipastikan tidak ada lagi," kata dia.

EDITOR

Wandi Barboy

loading...




Komentar


Berita Terkait