#internasional#beritainternasional

Kelompok Kriminal Eksekusi Saudara Kembar dan Disiarkan di Instagram

Kelompok Kriminal Eksekusi Saudara Kembar dan Disiarkan di Instagram
Saudara kembar di Brasil yang menjadi korban pembunuhan geng narkoba. Foto: Daily Star


Brasilia (Lampost.co) -- Saudara kembar di Brazil ditembak mati dalam eksekusi geng brutal yang disiarkan langsung di Instagram. Diduga keduanya dieksekusi karena terlalu banyak mengetahui tentang pengedar narkoba setempat.

Amalia dan Amanda Alves ditembak di bagian belakang kepala di timur laut Brazil ketika si pembunuh jahat menyiarkannya secara langsung ke Instagram. Saudara kembar berusia 18 tahun itu dibunuh ditembak mati secara brutal sebagai bagian dari penembakan geng di Brazil.

Pembunuhan berdarah itu terjadi Rabu pagi lalu di live streaming Instagram yang mengerikan, dan rekaman videonya dilihat ribuan kali di media sosial.

Mayat kedua wanita muda itu ditemukan hanya beberapa jam setelah dibunuh di sisi jalan belakang kompleks perumahan di Pacajus, Ceará. Kedua perempuan itu juga memiliki seorang anak.

“Amanda Alves meninggalkan seorang putri berusia tiga tahun. Sementara saudara perempuannya Amália Alves adalah seorang ibu dari seorang putra yang baru berusia enam bulan,” laporan dari polisi setempat, seperti dikutip Daily Star, Kamis 22 Juli 2021.

Seorang tersangka remaja dalam kasus tersebut ditangkap atas dugaan pertumpahan darah. “Mateus Abreu, yang baru berusia 17 tahun saat ini sedang diinterogasi polisi,” sebut pihak kepolisian.

Rekaman video menangkap momen-momen terakhir yang mengerikan dari para suster saat mereka berlutut di samping satu sama lain di jalan yang kotor.

Laporan mengatakan pasangan itu dipaksa untuk mengikat rambut mereka menjadi sanggul sebelum Abreu diduga membawa pistol ke bagian belakang tengkorak mereka dan menembakkan peluru yang mematikan.

Dia kemudian melepaskan dua tembakan lagi ke salah satu saudari itu sebelum berdiri di atas korban lainnya dan menembakkan empat peluru lagi ke tubuhnya yang lemas.

Meski pejabat Brazil belum mengungkapkan motif spesifik dari eksekusi jalanan, surat kabar lokal Jornal de Brasília melaporkan para suster tahu terlalu banyak tentang insiden yang melibatkan pengedar narkoba setempat.

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait