suohkawasan

Kelestarian Kawasan TNBBS di Lintas Sukabumi-Suoh Ditangani Bersama

Kelestarian Kawasan TNBBS di Lintas Sukabumi-Suoh Ditangani Bersama
dok Lampost.co


LIWA (Lampost.co) -- Dalam rangka menjaga kelestarian kawasan hutan terkait dengan telah ditandatanganinya MoU rencana pembangunan jalan penghubung Sukabumi-Suoh  sepanjang 9,7km yang melintasi TNBBS, pihak Balai Besar TNBBS akan bekerjasama dengan Pemkab dan pihak terkait lainnya.

Kabid TNBBS wilayah II Liwa Amri, Jumat, 30 Oktober 2020, pada prinsipnya MoU yang ditandatangani itu adalah lanjutan dari Perjanjian Kerja Sama (PKS) sebelumnya. Dimana, rencana pembangunan jalan itu bisa dilaksanakan jika Pemkab telah siap untuk berkomitmen menjaga kawasan sekitar.

"Intinya, kedepan kawasan TNBBS sebagai hutan konservasi yang berada di sepanjang jalur itu akan ditangani secara bersama untuk kelestariannya,"  kata Amri.

Sementara itu, Kabag SDA Sekretariat Pemkab Lambar Eric Enrico, mengatakan Pemkab siap dan kometmen untuk bekerjasama terkait upaya pelaksanaan pelestarian kawasan maupun rencana pembangunan jalan itu.

Sebab keberadaan jalan Sukabumi-Suoh itu memiliki nilai penting yaitu sebagai pendukung fungsi ekologis, penguatan pengelolaan hutan konservasi.

Kemudian mendukung aspek teknis, serta menjadi pendorong peningkatan ekonomi untuk kesejahteraan sosial masyarakat.
Lalu dari sisi aspek teknis yakni berupa mitigasi bencana serta untuk memenuhi standar pelayanan dari fungsi jalan itu sendiri yaitu keselamatan dalam bertransportasi.

Ditempat terpisah, Hartono warga Suoh, berharap rencana pembangunan jalan itu bisa segera terwujud. Sebab hal itu merupakan kerinduan masyarakat sejak lama. 

"Kami sudah lama menginginkan agar jalan itu dibangun. Apalagi jalan itu merupakan satu-satunya akses masyarakat menuju ibukota kabupaten," kata Tono.

Ia menambahkan, selama ini kondisi jalan Sukabumi-Suoh cukup memprihatinkan khususnya yang melintasi jalur sepanjang 9,7km yang melintasi TNBBS itu. Padahal wilayah itu merupakan penghasil pangan terbesar yang dimiliki Lampung Barat. Akibat sulitnya akses itu maka sebagian besar hasil bumi dari wilayah Suoh dan Bandarnegeri Suoh banyak dijual ke wilayah Tanggamus.

EDITOR

Setiaji Bintang Pamungkas

loading...




Komentar


Berita Terkait