#korupsi#hukum#beritalampung

Kejati Fokus Lengkapi Alat Bukti Korupsi Benih Jagung

Kejati Fokus Lengkapi Alat Bukti Korupsi Benih Jagung
Korupsi benih jagung. Ilustrasi


Bandar Lampung (Lampost.co) – Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung berfokus pada pengumpulan barang bukti dalam proses penyidikan kasus dugaan korupsi bantuan pengadaan benih jagung dari Kementerian Pertanian.

"Saat ini tim penyidik masih pengumpulan barang bukti di lapangan," ujar Kasi Penerangan Hukum Kejati, Andrie W Setiawan, Senin 29 Maret 2021.

Salah satu barang bukti itu adalah perhitungan kerugian negara yang masih proses pada tim auditor BPK RI. Jika hasil perhitungan keluar, maka ketiga tersangka yang ditetapkan akan dipanggil untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

"Setelah hasil audit kerugian negara keluar dan kegiatan pengumpulan bukti lain rampung semua tersangka di panggil kembali," katanya.

Diberitakan sebelumnya, Kejati Lampung menetapkan tiga tersangka dalam kasus tersebut, yaitu dua orang ASN Provinsi Lampung berinisial EY dan IMA dan satu orang rekanan HRR. Seluruh tersangka belum dilakukan penahanan.

Berdasarkan perhitungan awal Kejati, kerugian negara dalam dugaan korupsi tersebut mencapai Rp8 miliar.

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait