#SIDAK#TULANGBAWANG

Kejari Tuba Imbau Pedagang Tidak Menjual Obat dengan Harga Mahal

Kejari Tuba Imbau Pedagang Tidak Menjual Obat dengan Harga Mahal
Kejari Tuba didampingi Satpol PP Tuba menggelar sidak ke gudang obat dinkes Tuba dan apote. Lampost.co/Ferdi Irwanda


Menggala(Lampost.co) -- Kejaksaan Negeri Tulangbawang (Kejari Tuba) menggelar inspeksi mendadak (Sidak) ke Gudang Obat Dinas Kesehatan Kabupaten Tulangbawang Barat dan apotek. Kejari mengimbau para pedagang tidak memanfaatkan situasi sulit untuk meraup keuntungan pribadi dan menjual obat dengan harga yang terlalu mahal.

"Langkah Kejaksaan Negeri Tulangbawang ini untuk mendukung program pemerintah khususnya instruksi Jaksa Agung, untuk menggunakan semua kewenangan yang ada dalam upaya penanggulangan penyebaran Covid-19," ujar Kasi Intel Kejari Tuba Leonardo Adiguna di ruang kerja, Rabu, 28 Juli 2021. 

Baca juga : Kejaksaan Awasi Persediaan Obat-obatan dan Oksigen di Lampung

Sidak tersebut dipimpin langsung Kajari Tulangbawang Dyah Ambarwati. Leonardo mengatakan sidak bertujuan untuk mengecek stok obat yang dibutuhkan dalam penanganan wabah penyakit Covid-19. Langkah itu dilakukan setelah Korps Adhyaksa setempat mengimbau para pedagang tidak memanfaatkan situasi sulit untuk meraup keuntungan pribadi

Ia menambahkan pihaknya mendapatkan instruksi dari Kejaksaan Agung, dan mendapati stok salah satu obat langka.

"Dalam sidak tersebut hanya tersedia vitamin dan antibiotik Azithromycin tablet sedangkan antivirus masih dalam pemesanan. Untuk tabung oksigen di RSUD Tulangbawang Barat dalam keadaan cukup," kata Leonardo.

Baca juga : Satgas Pangan Segera Sidak Pasar Modern dan Tradisional

Ia menambahkan usai dari gudang obat dinkes, sidak berlanjut ke Apotek Oksa Farma, Apotek Horas Farma, dan Apotek Maju Sehat. Di tiga lokasi itu kejaksaan kembali mendapati obat antivirus dalam keadaan langka.

EDITOR

Wandi Barboy

loading...




Komentar


Berita Terkait