kejari

Kejari Proses Perkara Tipikor Dua Dinas Pemkab Lamsel

Kejari Proses Perkara Tipikor Dua Dinas Pemkab Lamsel
Press rilis hasil kinerja Kejari Lampung Selatan tahun 2020. (Lampost.co/Perdhana Wibysono)


Kalianda (lampost.co) -- Kejaksaan Negeri (Kejari) Lampung Selatan sedang memproses dua perkara dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) lampu penerangan di dua dinas Pemkab Lampung Selatan. 

Kasus tipikor pertama yang sudah masuk ke tahap penyidikan yakni kegiatan pengadaan dan pemasangan lampu penerangan di Kecamatan Natar tahun anggaran 2016, Dinas Kebersihan dan Pertamanan Lampung Selatan. 

Sedangkan kasus tipikor kedua masih dalam tahap penyelidikan yakni kegiatan belanja pemeliharaan belanja penerangan jalan taman dan hutan kota tahun anggaran 2017, 2018, dan 2019 Dinas Perumahan dan Permukiman Lampung Selatan. 

Kepala Kejari Lampung Selatan Hutamrin menjelaskan pagu proyek sebesar Rp997 juta di Dinas Kebersihan dan Pertamanan Lampung Selatan, sudah tahap penyidikan. 

"Untuk kerugian negara masih dihitung BPKP," kata dia saat press rilis hasil kinerja Kejari Lampung Selatan, Selasa, 29 Desember 2020. 

Sudah ada 24 saksi dimintai keterangan atas perkara pengadaan lampu jalan itu, meliputi PPK, PPTK, Pokja Lelang, dan penyedia jasa pengadaan. "Dugaan penyelewengan pengadaan lampu jalan kondisi barang tidak sesuai," ujarnya. 

Untuk perkara kedua dugaan tipikor kegiatan belanja pemeliharaan belanja penerangan jalan taman dan hutan kota tahun anggaran 2017 sudah 20 saksi diperiksa. "Perkara kedua ini masih dalam penyelidikan," kata dia. 

Dijelaskannya, dua perkara dugaan tipikor lampu penerangan yang sedang digarap jaksa Pidana Khusus tidak saling berkaitan satu dengan yang lainnya. "Tidak saling berkaitan satu dengan lainnya," katanya. 

Terakhir, Hutamrin menyampaikan tahun 2020 ini, Kejari Lampung Selatan, berhasil menyelamatkan uang negara sebesar Rp5.761.777.967 dan denda yang disetor ke Kas Negara sebesar Rp400 juta. 

 

EDITOR

Ricky Marly

loading...




Komentar


Berita Terkait