#KejariPringsewu#RehabilitasiNarkoba

Kejari Pringsewu Miliki Tempat Rehabilitasi Narkoba

Kejari Pringsewu Miliki Tempat Rehabilitasi Narkoba
Kajari Pringsewu Ade Idrawan bersama sekkab (kiri) Heri Iswahyudi, Kapolres AKBP Rio Cahyowidi (kanan), ketua DPRD Suherman paling kanan, dan Dandim 0424 TGM paling kiri, meresmikan rehabilitasi narkoba Adyaksa Pringsewu. Lampost.co/ Widodo


Pringsewu (Lampost.co)-- Kejaksaan Negeri (Kejari) Pringsewu meresmikan Balai Rehabilitasi Narkotika Adhyaksa, Jumat, 1 Juli 2022.

Balai rehabilitasi tersebut berlokasi di eks kantor Kejaksaan Negeri Pringsewu, di Kuncup, Kelurahan Pringsewu Barat, Kecamatan Pringsewu.

Kajari Pringsewu Ade Idrawan menyatakan balai rehabilitasi ini diharapkan dapat menjadi pilar utama dan menjadi solusi bagi jaksa tentang penyelesaian perkara tindak pidana narkoba dengan pendekatan restoratif justice.

Hadir dalam peresmian tersebut Sekretaris Daerah Pringsewu Heri Iswahyudi, Ketua DPRD Pringsewu Suherman, Kapolres Pringsewu AKBP Rio Cahyowidi berserta kepala OPD terkait dilingkungan pemkab setempat.

Baca Juga Kejari Pringsewu Bantah Adanya Pungli Penjualan Sign Board

 

Ade Idrawan menyatakan ada dua teknis digunakannya balai rehabilitasi. Pertama, penyelesaian perkara narkotika melalui proses restoratif justice yang dilakukan oleh jaksa selaku pemegang azas dominus litis (pengendali penanangan perkara). Kedua, penyalahgunaan narkotika yang harus dilakukan rehabilitasi berdasarkan putusan pengadilan.

“Namun untuk sampai pada kesimpulan rehabilitasi tersebut, harus dilakukan dengan asesmen medis ketat melalui pemeriksaan oleh dokter assesor dari tenaga medis di Kabupaten Pringsewu yang telah bersertifikat," katanya.

Kajari menyatakan untuk perkara ini, hanya diberlakukan untuk penyalahgunaan narkotika yang dikenakan pasal 127 dan tidak berlaku untuk pasal-pasal lain di dalam undang-undang narkotika.

Sementara, Sekdakab Pringsewu Heri Iswahyudi mewakili Pj Bupati Pringsewu menyatakan dukungan dan mengapresiasi atas keberadaan balai rehabilitasi narkotika, termasuk menyiapkan dokter yang telah bersertifikat.

“Saya berharap keberadaan balai rehabilitasi ini bisa membantu masyarakat Pringsewu dalam mengobati ketergantungan narkoba," ungkapnya.

Selanjutnya, Kasi Intel Kajari Median menyatakan balai rehabilitasi Adyaksa di Pringsewu, merupakan satu-satunya di Lampung.

Ia menyatakan untuk tahap awal balai rehabilitasi ini baru memiliki  kapasitas 15 kasur dari 7 kamar biasa dan 2 kamar tahanan.

"Ruangan tersebut nantinya akan menampung para penyalahgunaan narkotika yang memenuhi syarat untuk dilakukan rehabilitasi,” katanya.

EDITOR

Dian Wahyu K


loading...



Komentar


Berita Terkait