#metro

Kejari Metro Tambah 20 Hari Penahanan Tersangka Dugaan Korupsi DLH 2020

Kejari Metro Tambah 20 Hari Penahanan Tersangka Dugaan Korupsi DLH 2020
Kasi Intel Kejari Metro, Debi Resta Yudha saat diwawancarai di ruang kerja, kantor kejari Metro, Senin, 6 Juni 2022. (Lampost.co/Bambang Pamungkas)


Metro (Lampost.co) -- Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Metro menambah masa tahanan terhadap Eka Irianta tersangka kasus tindak pidana korupsi (Tipikor) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) tahun 2020. 


Kasi Intel Kejari Metro, Debi Resta Yudha mengatakan, penambahan masa tahanan tersebut dilakukan lantaran tersangka sudah menjalani 20 hari hukuman penjara. 

"Jadi, mulai 8 Juni sampai 17 Juli 2022. Maka, tepat 40 hari penambahan masa tahanan," kata dia, Senin, di kantor kejari Metro, Senin, 6 Juni 2022. 

Selain memberikan tambahan masa tahanan, pihaknya juga terus memanggil saksi untuk mengumpulkan berkas lainnya. 

"Dalam proses ini kami memanggil lagi 25 saksi kemarin. Akan kami dalami berkas-berkas untuk melengkapi data-data tersebut," ujarnya. 

Debi menyebut, pihaknya juga akan lebih fokus dalam permasalahan DLH hingga benar-benar didapatkan data kerugian negara yang akurat. 

"Memang kami juga sifatnya masih menunggu penghitungan resmi dari BPKP Lampung. Kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk melakukan pemberkasan," ungkapnya. 

EDITOR

Wandi Barboy


loading...



Komentar


Berita Terkait