#korupsi#kejari

Kejari Metro Diminta Tuntaskan Kasus Korupsi di DLH

Kejari Metro Diminta Tuntaskan Kasus Korupsi di DLH
Kasi Intel Kejari Kota Metro, Rio P Halim (kanan) didampingi Ketua IPLI Metro, Hermansyah saat diwawancarai di Kantor Kejaksaan Negeri Metro. Lampost.co/Bambang Pamungkas


Metro (Lampost.co) -- Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Metro diminta untuk mengungkap dugaan kasus tindak pidana korupsi (tipikor) di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) pada 2020 lalu.

Ketua Ikatan Pemuda Lampung Indonesia (IPLI) Kota Metro, Hermansyah mendukung penuh tindak lanjut pengungkapan kasus tipikor tersebut hingga menemukan titik terang. 

"Kita datang ke Kejari Metro untuk mendukung kejari bergerak cepat untuk kasus di DLH yang saat ini masih dalam proses penyidikan. Kami mendorong supaya segera terselesaikan," kata dia, Senin, 28 Maret 2022. 

Baca: KPK Setujui Wacana Hukuman Mati Koruptor

 

Dia menambahkan, pihaknya juga telah meminta kepada Wali Kota Metro untuk segera mencarikan pengganti salah satu kepala dinas yang diduga sebagai dalang utama kasus rasuah tersebut. 

"Tadi juga sudah minta ke sekretaris daerah untuk segera ditanggapi, beliau menjawab akan dilaporkan dulu ke wali kota," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Seksi (Kasi) Intel Kejari Kota Metro, Rio P Halim menyambut baik dukungan yang diberikan IPLI Metro dalam mengungkap kasus tersebut. 

"Ini akan menjadi penyemangat bagi kami dalam menuntaskan suatu kasus tindak pidana korporasi terutama di Kota Metro. Hingga saat ini kami juga telah melakukan pemeriksaan terhadap 20 saksi lagi," kata dia. 

Dia menambahkan, penetapan tersangka masih menunggu bukti yang lebih kuat. Kejari Metro juga masih melakukan penghitungan kerugian negara. 

"Untuk penghitungan kerugian negara kami berkoordinasi dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Nanti, kalau sudah tiba waktunya, nanti kami sampaikan agar nilai yang terhitung sama," tambahnya. 

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait