#asusila#pencabulan

Kejari Liwa Tunggu Kelengkapan Berkas Kasus Guru Cabul

Kejari Liwa Tunggu Kelengkapan Berkas Kasus Guru Cabul
Kepala Kejaksaan Negeri Liwa, Riyadi. Lampost.co


Liwa (Lampost.co) -- Berkas perkara pemeriksaan kasus pencabulan yang dilakukan oknum guru terhadap belasan siswa di Kecamatan Lemong, Pesisir Barat, hingga saat ini masih dalam proses kelengkapan berkas.

Kepala Kejaksaan Negeri Liwa Riyadi mengatakan, setelah dilakukan penelitian terhadap BAP, ternyata masih ada sedikit kekurangan sehingga masih perlu dilengkapi.

"Untuk perkara pencabulan itu, yang menanganinya saya langsung. Saat ini prosesnya masih P-19. Berkasnya sudah kami teliti dan hasilnya ada kekurangan sedikit sehingga perlu dilengkapi lagi," kata Riyadi, Kamis, 17 Februari 2022.

Menurutnya, berkas sudah dikembalikan lagi kepada penyidiknya pada Rabu, 16 Februari 2022, agar segera bisa dilengkapi. Untuk perkara ini, kini pihaknya menunggu kelengkapan berkas dari penyidiknya.

Pihaknya berharap pada proses tahap II ini, tidak hanya berkasnya saja yang diserahkan akan tetapi diharapkan juga langsung bersama tersangka. Karena itu, dalam proses penyelesaian perkara ini maka antara kejari dengan penyidik Polres saat ini terus saling melakukan koordinasi untuk percepatan penanganan.

Sebelumnya, tersangka BH dikenakan Pasal 82 ayat 2 UU No.17/2016 junto Pasal 5 KUHP dengan ancaman kurungan minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun penjara.

Ia diamankan setelah dilaporkan salahsatu siswa karena telah melakukan aksi pencabulan dengan modus akan memberikan nilai besar serta dijadikan sebagai anggota Paskibraka terhadap siswa yang telah menjadi korbanya.

Saat dilakukan pemeriksaan, BH mengakui telah melakukan aksi pencabulan terhadap 14 siswa yang telah dilakukanya dalam rentang waktu sejak 2020 hingga diamankan pada pertengahan Januari lalu.

Dari pengakuan tersangka itu, petugas kemudian melakukan pelacakan terhadap para siswa yang pernah dipanggil oleh tersangka. Hasilnya didapati bahwa total siswa yang telah mengakui bahwa dirinya telah menjadi korban aksi pencabulan yang dilakukan tersangka yaitu 13 orang.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait