#korupsi#kades

Kejari Lamsel Optimis Menang Gugatan Praperadilan

Kejari Lamsel Optimis Menang Gugatan Praperadilan
Ilustrasi. Dok Lampost.co


Kalianda (Lampost.co) -- Kejaksaan Negeri (Kejari) Lampung Selatan optimis bisa memenangkan sidang praperadilan perkara dugaan korupsi anggaran dana desa (DD) dengan terduga korupsi Kepala Desa Karyatunggal, Kecamatan Katibung, Tubagus Dana Natadipraja.


Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus Kejari Lampung Selatan, Hery Susanto mengatakan, pihaknya menilai besar kemungkinan sidang gugatan praperadilan dapat dimenangkan oleh Kejari Lamsel dengan barang bukti yang ada.

"Ya, kami apresiasi adanya upaya hukum (praperadian) yang dilakukan pemohon (Tubagus Dana Natapraja) melalui kuasa hukumnya. Tapi, kami optimis bisa menang praperadilan," katanya, Jumat, 10 Juni 2022.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Lampost.co, dilansir dari laman website Pengadilan Negeri Kalianda http://sipp.pn-kalianda.go.id, gugatan tersebut teregistrasi dengan nomor perkara: 4/Pid.Pra/2022/PN Kla, dengan surat permohonan Nomor 28/SK/MHV/Pra/LS/V/2022 pada Kamis, 2 Juni 2022.

Sebelumnya Kejari Lamsel menetapkan Kepala Desa Karyatunggal, Kecamatan Katibung, atas kasus penyalahgunaan dana keuangan desa.

Kepala Kejaksaan Negeri Lampung Selatan Dwi Astuti Beniyati, mengatakan penetapan tersangka terhadap Tubagus Dana Natadipraja kasus merugikan uang negara mencapai Rp842.464.363.

"Tersangka langsung ditahan. Ini berdasarkan surat perintah penahanan Kajari Nomor Print - 01/L.8.11/Fd.1/05/2022 tanggal 23 Mei 2022 terhadap tersangka Tubagus Dana Natadipraja dan selama 20 hari kedepan di Lapas Kelas II A Kalianda," ujarnya, Senin, 23 Mei 2022, di ruang Media Centere Kajari Lamsel.

Dia menjelaskan, perintah penyidikan terhadap Tubagus Dana Natadipraja itu yakni surat perintah penyidikan Nomor Print -03/L.8.11/Fd.1/10/2021 tanggal 18 oktober 2021 tentang, perkara dugaan tindak pidana korupsi penyimpangan keuangan desa Karyatunggal tahun anggaran 2016 - 2019.

"Atas perkara itu, kami memeriksa sedikitnya 50 saksi. Mulai dari perangkat desa sampai pelaksana kegiatan," jelasnya.

EDITOR

Winarko


loading...



Komentar


Berita Terkait