PemusnahanBarangBuktikejariBandarLampung

Kejari Bandar Lampung Musnahkan Barang Bukti dari 890 Kasus

( kata)
Kejari Bandar Lampung Musnahkan Barang Bukti dari 890 Kasus
Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandar Lampung memusnahkan barang bukti dari 890 perkara dan telah memiliki hukum tetap di halaman kantor setempat, Selasa 26 November 2019. Lampost.co/Ahmad Amri


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandar Lampung memusnahkan barang bukti dari 890 perkara dan telah memiliki hukum tetap di halaman kantor setempat, Selasa 26 November 2019.

Kajari Bandar Lampung Yusna Adia mengatakan, dari 890 perkara tersebut, terdiri dari perkara pidana umum (pidum) dan pidana khusus (pidsus) periode Mei 2018 hingga Oktober 2019 dan telah dinyatakan memiliki hukum tetap.

"Barang bukti yang dimusnahkan ini dari 890 perkara yang telah memiliki hukum tetap, periode Mei 2019 hingga Oktober 2019," kata Yusna Adia, Selasa 26 November 2019.

Dia menjelaskan, barang bukti yang dimusnahkan terdiri dari 373,6 gram sabu-sabu, 681,5 gram pil ekstasi, 2.049 gram ganja, dan satu cula badak serta berbagai macam jenis obat, kosmetik dan 13.490 bungkus rokok.

"Untuk nominal total harga barang bukti, saya kurang tahu berapa nilainya, ini kewajiban jaksa untuk melakukan pemusnahan barang bukti karena perkaranya telah memiliki hukum tetap," ujarnya.

EDITOR

Winarko

loading...




Berita Terkait


Komentar