#bos#korupsi#pendidikan

Sekolah Diingatkan Hati-hati soal Pengelolaan Dana BOS

Sekolah Diingatkan Hati-hati soal Pengelolaan Dana BOS
Ilustrasi: Medcom.id


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandar Lampung memberikan sosialisasi hukum tentang pengelolaan keuangan sekolah. Hal itu bertujuan agar sekolah tidak melakukan penyimpangan dalam mengelola keuangan khususnya dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Kasi Intelijen Kejari Bandar Lampung, Yudistira, mengimbau agar sekolah menggunakan anggaran sesuai peruntukannya. Terlebih pendidikan memiliki tujuan untuk mencerdaskan anak bangsa.

"Kami memberikan pertimbangan dalam penggunaan dana BOS yang tepat sasaran dan sesuai peraturan perundang-undangan," kata dia, Kamis, 7 Oktober 2021.

Kegiatan yang dilaksanakan di SMPN 1 Bandar Lampung itu diikuti oleh seluruh Kepala SMP Negeri se-Bandar Lampung. Hal itu agar semua kepala sekolah memiliki pemahaman serta bertanggungjawab dalam mengelola dana BOS.

Baca juga: Disdik Lamsel Dituding Tunjuk Pengelola Proyek Buku BOS secara Sepihak

Kepala MKKS SMPN Bandar Lampung Muhammad Badrun menjelaskan, penting bagi sekolah untuk mengetahui pertanggungjawaban pengelolaan keuangan sesuai Permendikbud Nomor 6 tahun 2021.

Menurutnya, selama ini tidak ada pelanggaran pengelolaan keuangan. Sebab, sekarang penggunaan anggaran saat mengikuti RKAS secara online. Dengan demikian, terpantau langsung oleh KemendikbudDikti.

"Program ini adalah arahan dari wali kota Bandar Lampung agar tidak jadi penyimpangan pengelolaan keuangan," ungkap Kepala SMPN 2 Bandar Lampung itu.

EDITOR

Wandi Barboy

loading...




Komentar


Berita Terkait