#sampah#limbah

Kebiasaan Buang Sampah Sembarangan dan BABS di Pesisir Barat Masih Tinggi

Kebiasaan Buang Sampah Sembarangan dan BABS di Pesisir Barat Masih Tinggi
Kebiasaan membuang sampah sembarangan buang air besar sembarangan (BABS) warga Pesisir Barat masih tinggi. Perilaku itu kerap dilakukan di area daerah aliran sungai (DAS) Way Krui, Pekon Gunungkemala Timur, Kecamatan Way Krui. Lampost.co/Yon


Krui (Lampost.co) -- Kebiasaan membuang sampah sembarangan buang air besar sembarangan (BABS) warga Pesisir Barat masih tinggi. Perilaku itu kerap dilakukan di area daerah aliran sungai (DAS) Way Krui, Pekon Gunungkemala Timur, Kecamatan Way Krui.

Berdasarkan pantauan Lampost.co, tumpukan sampah dalam karung dibuang warga di aliran sungai. Hal itu menimbulkan bau tidak sedap.

Begitu pula perilaku BABS. Padahal warga saat ini memiliki jamban sendiri di rumah masing-masing. 

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pesisir Barat, Husni Aripin, mengatakan hal itu menjadi kebiasaan buruk warga di bantaran sungai. Bahkan, hal itu tidak hanya terjadi di aliran Way Krui, tetap di berbagai sungai daerah Pesibar.

"Itu salah satu bukti kurangnya kesadaran masyarakat terhadap persoalan sampah. Dari aliran sungai terbawa ke laut hingga dihembuskan angin ke lokasi-lokasi pantai," kata Husni, Jumat, 26 November 2021, 

Untuk menanggulanginya, pihaknya beberapa kali berupaya membersihkan sampah di bantaran sungai itu. 

"Secara gotong royong melakukan pembersihan di sisi kanan kiri sungai, hingga mengerahkan kendaraan untuk mengangkut ke TPA," ujarnya. 

Selain itu, sosialiasi dari berbagai media terus dilakukan, seperti menggunakan spanduk hingga tatap muka. "Tapi itu tidak rutin juga, karena keterbatasan dana," kata dia. 

 

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait