#kebakaran#gudang#Pringsewu

Kebakaran Gudang Penangkaran Burung dan BBM Diduga Akibat Tersambar Petir

Kebakaran Gudang Penangkaran Burung dan BBM Diduga Akibat Tersambar Petir
Gudang berisi derigen BBM dan penangkaran burung murai di Gadingrejo, terbakar hebat diduga akibat sambaran petir. (Foto:Dok Polres Pringsewu)


Pringsewu (Lampost.co)--Terbakarnya gudang penangkaran burung murai dan penyimpanan derigen berisi bahan bakar minyak (BBM) berukuran 4x6 meter, di Dusun Purwosari Pekon Tegalsari, Kecamatan Gadingrejo, Pringsewu, pada Sabtu sore, 6 November 2021, diduga akibat tersambar petir. 

Kapolsek Gadingrejo Iptu Ay Tobing menyatakan peristiwa kebakaran gudang sekitar pukul pukul 16.30 Wib.

 Gudang berukuran 4x6 meter yang digunakan sebagai tempat penangkaran sekitar 30 pasang burung murai dan penyimpanan derigen berisi BBM.

"Bangunan yang terbakar terletak di dibelakang rumah korban Gunadi (36)", ujarnya mewakili Kapolres Pringsewu AKBP Hamid Andri Soemantri, Minggu, 7 November 2021. 

Kapolsek menambahkan, peritiwa terbakarnya gudang berawal saat hujan turun disertai petir yang terjadi pada Sabtu, sore. Setelah terdengar suara petir cukup keras, seketika terlihat dari gudang muncul api dan langsung membesar.

"Api cepat membesar diduga karena di dalam gudang terdapat kumpulan kumpulan derigen yang berisi BBM dan diduga terkena sambaran," kata Kapolsek.

Menurutnya, pemilik gudang tidak berani mendekat apalagi memadamkan api, sebab dengan cepat api melalap seisi gudang yang berisi penangkaran burung dan derigen BBM. "Dalam sekejap gudang ludes terbakar," kata Kapolsek.

Api tidak merembet ke rumah warga, sebab sejumlah warga dibantu aparat kepolisian melakukan pemadaman di lokasi yang berdekatan dengan rumah warga dan dua unit mobil pemadam kebakaran. 

"Api baru bisa dipadamkan 2 jam setelah terjadinya peristiwa kebakaran," tambah Kapolsek.

Ia menjelaskan, akibat peritiwa tersebut, kerugian di taksir  mencapai Rp200 juta.

"Penyelidikan masih berjalan namun kuat dugaan penyebab kebakaran akibat adanya sambaran petir yang mengenai derigen berisi BBM," jelas Ay Tobing. 

EDITOR

Sri Agustina

loading...




Komentar


Berita Terkait