#rusiaukraina#internasional

Keanggotaan Ukraina di Uni Eropa segera Diputuskan

Keanggotaan Ukraina di Uni Eropa segera Diputuskan
Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen (kiri) saat bertemu Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky di Kiev, 11 Juni 2022. (AFP / Sergei Supinsky)


Kiev (Lampost.co) -- Ukraina mengajukan keanggotaan di Uni Eropa (UE) dan responsnya akan diterima dalam waktu dekat. Saat melakukan kunjungan dadakan ke Kiev pada Sabtu kemarin, Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen bertemu langsung dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.


Ia mengatakan kepada Zelensky keputusan mengenai keanggotaan Ukraina di UE akan disampaikan di akhir pekan mendatang, sekitar Sabtu, 18 Juni atau keesokan harinya.

Namun Von der Leyen menekankan hal itu bukan keputusan memasukkan langsung Ukraina ke UE, melainkan menentukan negara tersebut memang layak direkomendasikan. Hal itu sebagai langkah awal dari sebuah proses yang diprediksi memakan waktu cukup lama.

Baca juga: Ukraina Bertekad Rebut Kembali Semua Wilayah yang Diduduki Rusia

Dikutip dari Al Jazeera, Minggu, 12 Juni 2022, total 27 anggota UE harus sepakat untuk memberikan status kandidat kepada Ukraina. Dari sana, akan ada rangkaian dialog mengenai hal tersebut, sebelum nantinya Kiev dipertimbangkan untuk masuk menjadi anggota.

Zelensky terus mendorong proses keanggotaan yang lebih cepat ke UE, sebagai upaya mengurangi kerentanan geopolitik Ukraina usai terjadinya invasi Rusia pada 24 Februari. 

Namun, sejumlah petinggi UE memperingatkan meski nantinya status kandidat diberikan, masuk menjadi anggota blok mungkin baru akan terwujud dalam hitungan tahun atau bahkan dekade.

Von der Leyen, dalam kunjungan keduanya ke Kiev usai invasi Rusia, mengingatkan Zelensky meski ada kemajuan dalam hal pengajuan administratif, masih ada berbagai hal yang harus dipenuhi Ukraina.

"Anda melakukan banyak hal dalam memperkuat aturan hukum, tapi masih ada reformasi yang harus diimplementasikan, contohnya dalam perang melawan korupsi," ungkapnya kepada Zelensky.

Bergabung dengan UE adalah sebuah proses yang biasanya memakan waktu bertahun-tahun karena seorang kandidat harus memenuhi kriteria ketat, mulai dari stabilitas ekonomi hingga memberantas korupsi dan menghormati hak asasi manusia.

 

 

EDITOR

Effran Kurniawan


loading...



Komentar


Berita Terkait