#PENGANIAYAAN

KBM Tatap Muka di Tubaba Disetop Usai Penganiayaan Kepala SDN 1 Karta

KBM Tatap Muka di Tubaba Disetop Usai Penganiayaan Kepala SDN 1 Karta
Rilwan Syahrila, Kepala SDN 1 Karta Tanjungselamat, menunjukkan bekas luka tebasan parang yang mulai membaik, Selasa, 5 Oktober 2021. Foto: Lampost.co/Ahmad Sobirin


Panaragan (Lampost.co) – Usai insiden penganiayaan kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Karta Tanjungselamat, kecamatan Tulangbawang Udik, kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), pemerintah kabupaten setempat menutup sementara kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka di SDN 1 Karta Tanjungselamat.

Hal itu diungkapkan Pelaksana Tugas (Plt) Kepalo Tiyuh Persiapan Karta Tanjungselamat, Abdul Manaf.

"Hari ini dari dinas datang untuk memenuhi permintaan wali murid agar kegiatan belajar mengajar tatap muka dibuka kembali usai insiden kemarin," katanya, disela-sela penerimaan kunjungan tim dari kecamatan Tulangbawangudik dan dinas pendidikan kabupaten Tubaba, di SDN 1 Karta Tanjungselamat, Selasa, 5 Oktober 2021.

Dari pantauan Lampost.co, sejumlah pejabat kecamatan dan dinas pendidikan kabupaten Tubaba, menggelar pertemuan bersama keluarga besar SDN 1 Karta Tanjungselamat, sedangkan para siswa diliburkan.

Baca juga: Penganiaya Kepala SDN 1 Karta Tubaba Diringkus

Dalam kesempatan tersebut, Camat Tulangbawang Udik, Iwan Setiawan, memastikan KBM tatap muka di SDN 1 Karta Tanjungselamat dapat dilaksanakan kembali dengan catatan keamanan di sekolah tersebut terjamin.

"Saya dan pak kadis (pendidikan)minta jaminan keamanan yang kondusif jika wali murid minta dilakukan pembelajaran tatap muka kembali," ujar Iwan saat memimpin rapat koordinasi bersama dewan guru dan wali murid di SDN 1 Karta Tanjungselamat.

Baca juga: Kronologi Penganiayaan terhadap Guru oleh Orangtua

Terpisah, Kepala Sekolah SDN 1 Karta Tanjungselamat, Rilwan Syahrila, mengatakan kondisinya telah membaik, meski masih harus menjalani pemulihan luka jahitan pada lengan sebelah kiri.

" Alhamdulillah, sudah membaik, oleh dokter sudah diperbolehkan pulang. Harapan saya peristiwa ini tidak terulang kembali cukup ini yang pertama dan terakhir terjadi di lingkungan sekolah," kata Rilwan.

Diberitakan sebelumnya, Team Tombak Tekab 308 Polres Tubaba bertindak cepat mengamankan Budi (30) pelaku penganiayaan kepala SDN 1 Karta Tanjungselamat pada 30 September 2021.

Kanit Resum Polres Tubaba Ipda Miftakhul Khoir mengatakan, pada Kamis, 30 september 2021 sekira pukul 11.00 wib telah terjadi Tindak Pidana Penganiayaan di ruang guru SDN 1 Karta Tanjungselamat Kecamatan Tulangbawang Udik. Awal mulanya, saat itu korban berada dalam ruang guru SDN 1 Karta Tanjungselamat. Tiba tiba ada siswa yang berkelahi di halaman sekolah lalu korban segera melerai perkelahian siswa tersebut bersama guru lainnya. Setelah peristiwa perkelahian tersebut siswa yang berkelahi tersebut langsung pulang ke rumahnya.

"Tidak lama kemudian wali murid (pelaku) mendatangi sekolah sambil membawa golok lalu marah-marah dan langsung membacok tangan korban sebelah kiri menggunakan golok (laduk). Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka robek dibagian tangan sebelah kiri. Atas peristiwa tersebut korban dan anaknya melaporkan kejadian tersebut ke Polres Tulangbawang Barat,” paparnya.

Setelah mendapatkan laporan dari korban, Team Tombak Opsnal Tekab 308 Polres Tubaba langsung mendatangi rumah pelaku dan menangkapnya. Adapun barang bukti disita yakni dua kursi plastik, satu helai baju milik korban, satu pasang sendal milik pelaku.

"Pelaku sudah kami tangkap di Makopolres Tubaba. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya pelaku kami jerat dengan Pasal 351 Ayat 2 KUHP tindak penganiayaan dengan ancaman lima tahun penjara," pungkasnya.

EDITOR

Wandi Barboy

loading...




Komentar


Berita Terkait