Bakauheniwisataterpadu

Kawasan Wisata Terpadu Dimulai dari Menara Siger

( kata)
Kawasan Wisata Terpadu Dimulai dari Menara Siger
Gubernur Arinal mengharapkan pengembangan Kawasan Pariwisata Terintegrasi diawali dari Menara Siger Bakauheni ini bisa selesai pada 2024. Aan Kridolaksono

KALIANDA (Lampost.co) -- Gubernur Lampung Arinal Djunaidi bersama Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusbandio, dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi membahas Kawasan Pariwisata Terintegrasi di Menara Siger, Bakauheni, Sabtu, 25 Juli 2020. Turut hadir, Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Ira Puspadewi.

Gubernur Arinal mengharapkan pengembangan Kawasan Pariwisata Terintegrasi diawali dari Menara Siger Bakauheni ini bisa selesai pada 2024.

Dikatakannya, pembangunan yang akan digarap oleh tiga perusahaan BUMN, yakni PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), PT Indonesia Tourism Development Coporation (PT ITDC), dan PT Hutama Karya (PT HK) ini sudah mendapat persetujuan dari Presiden.

"Jadi kami harap sebelum 2024 sudah bisa terlaksana dan selesai," kata Gubernur Arinal, di Menara Siger Bakauheni, Sabtu.

Menurut Arinal, pembangunan ini selain akan berpengaruh terhadap perekonomian, di satu sisi Provinsi Lampung memiliki kekayaan alam yang luar biasa yang tidak dimiliki provinsi lainnya.

Selain itu dampak dari pengembangan pariwisata ini juga meningkatkan angka kunjungan wisata ke Lampung baik domestik maupun asing, menciptakan lapangan kerja, dan "indirect effect" bagi masyarakat setempat dan tersedianya ruang bagi kebudayaan untuk berkembang.

"Kita punya kekayaan alam yang tidak dimiliki daerah lain, seperti Gunung Anak Krakatau, Teluk Kiluan, dan Pulau Pahawang yang bisa dinikmati melalui pengembangan ini. Selain itu, mudah-mudahan 30 persen masyarakat Jakarta akan berada di situ," katanya.

Sementara Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusbandio, mengaku kaget saat menginjakkan kaki di Menara Siger untuk pertama kalinya. Ternyata hanya membutuhkan satu jam perjalanan dari Jakarta terdapat Keindahan alam yang belum digarap. Untuk itu, Menparekreaf akan segera mengembangkan kawasan pariwisata terintegrasi di Menara Siger ini.

"Orang Jakarta mau weekend bingung mau kemana. Ke Bandung macet, ke Bali jauh. Ini ada tempat yang sangat potensial dengan memiliki pantai dan pemandangan yang indah namun tidak ketahuan. Jadi kami sangat mendukung pengembangan pariwisata ini," kata Wishnutama.

Wishnutama mengatakan, pengembangan pariwisata ini sangat menjanjikan untuk meningkatkan potensi bisnis pariwisata.

"Pengembangan pariwisata ini sesuatu yang sangat spesial, bagaimana kita bisa membangun pariwisata itu dengan rencana yang implementatif. Rencana yang sesuai dengan perkembangan zaman, rencana yang realistis, bukan hanya sekedar normatif. Jadi kalau harapan pak Gubernur tahun 2024, bagi saya itu kelamaan. Secepatnya kita laksanakan," pungkasnya.

Menteri BUMN Erick Thohir mengajak pembangunan kawasan pariwisata terintegrasi di provinsi Lampung ini jangan hanya melibatkan pemerintah pusat dan daerah, namun melibatkan swasta.

"Kita bangun infrastrukturnya, dan dengan potensi yang kita miliki ini kita libatkan pengusaha. Kita selesaikan tidak harus komplit," ujar Menteri BUMN.

EDITOR

Winarko

loading...

Berita Terkait

Komentar