#beritalampung#beritalampungterkini#hutan#kawasanhutan

Kawasan Hutan Harus Bermanfaat bagi Kesejahteraan Masyarakat

Kawasan Hutan Harus Bermanfaat bagi Kesejahteraan Masyarakat
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi saat memberikan pembinaan pemberdayaan masyarakat dalam pemanfaatan dan perlindungan hutan di Dinas Kehutanan Lampung, Jumat, 16 Desember 2022. Lampost.co/Atika Oktaria S Nilam


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Kawasan hutan di Lampung harus memberikan manfaat untuk kesejahteraan masyarakat baik secara langsung maupun tidak langsung. Untuk pemanfaatan langsung berupa hasil hutan, sedangkan tidak langsung seperti pemanfaatan jasa lingkungan.

"Meski kawasan hutan telah ada aktivitas manusia, fungsi ekologisnya sebagai penyangga kehidupan dan habitat satwa harus tetap terjaga. Maka jangan hanya mengurus kayu atau satwa liar saja, tetapi juga harus memperhatikan aspek sosial," kata Gubernur Lampung Arinal Djunaidi saat pembinaan pemberdayaan masyarakat dalam pemanfaatan dan perlindungan hutan di Dinas Kehutanan Lampung, Jumat, 16 Desember 2022. 

Menurut dia, salah satu hal yang bisa dimanfaatkan dari keberadaan hutan ialah pemanfaatan wisata alam. Namun, pembangunan sarana prasarana wisata dalam kawasan hutan harus direncanakan sebaik mungkin.

Baca juga: 564.954 Ha Kawasan Hutan Mayoritas Dikembangkan Warga untuk Wisata 

"Sehingga tujuan mendapatkan hasil ekonomi dari pemanfaatan potensi wisata ini dapat tercapai tanpa menimbulkan kerusakan hutan. Sebab, jika merusak habitat satwa pada akhirnya dapat menimbulkan konflik antara manusia dan satwa liar," ujarnya.

Dia mengakui jika selama masa pandemi Covid-19 telah terjadi pergeseran perilaku wisatawan dari destinasi wisata yang bersifat massal dalam satu ruangan ke daerah wisata ruang terbuka atau adventure (petualangan). 

"Ini sejalan dengan konsep wisata hutan, di mana tidak bersifat masif tetapi lebih kepada wisata minat khusus. Dengan demikian, kelestarian hutan akan tetap terjaga dengan baik. Peluang ini yang harus ditangkap pengelola hutan," katanya.

Adapun pembangunan kehutanan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam pembangunan di Lampung. Sebagai bagian dari sumber daya pembangunan, maka hutan harus memberikan manfaat untuk kesejahteraan masyarakat dan perekonomian daerah, baik secara langsung dari hasil hutan.

"Mulai dari kayu dan nonkayu maupun manfaat tidak langsung pemanfaatan jasa lingkungan, antara melalui lain penyediaan sumber air bersih, irigasi, udara yang bersih, wisata alam, dan lain-lain ini sangat berpotensi," katanya. 

Lampung tercatat memiliki kawasan hutan negara seluas 1.004.735 hektare. Dari jumlah tersebut 564.954 hektare dikelola Pemerintah Provinsi Lampung dan 80 persen dari luas tersebut telah terdapat aktivitas manusia di dalamnya dan menjadi potensi yang baik. 

EDITOR

Muharram Candra Lugina


loading...



Komentar


Berita Terkait