#KPK#BEMUnila#PilrekUnila

Kawal Pilrek, BEM Unila Sambangi KPK

Kawal Pilrek, BEM Unila Sambangi KPK
Ilustrasi/Medcom.id.


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Lampung, menyambangi kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis, 5 September 2019.

Dalam kunjungan tersebut, para mahasiswa Unila itu bertemu dengan Budi Santoso selaku fungsional Direktorat Pembinaan Jaringan Kerja Antar Komisi dan Instansi KPK.

Pertemuan antara BEM Unila dan korps Anti-Rasuah itu dilaksanakan dalam rangka mengawal proses pemilihan rektor unila agar terbebas dari jual beli suara.

Tema nya pun tetap sama, 3.000 mahasiswa Kawal Pemilihan Rektor Unila, dan jangan pilih rektor dalam karung, serta Pilrek  tanpa jual beli suara

Proses diskusi yang dimulai dari pukul 9.30 sampai 10.30 tersebut membahas terkait kronologi pelaksanaan pilrek mulai dari pendaftaran para bakal calon rektor hingga proses terpilihnya 3 calon rektor dengan tujuan agar rektor yang terpilih dapat memiliki integritas yang baik  dalam menjalankan amanahnya selama 4 tahun ke depan.

Adapun hasil yang didapat pada pertemuan ini adalah KPK siap mengawal dan mengawasi proses pemilihan rektor Unila dan meminta pihak mahasiswa agar segera mengirimkan kronologi pemilihan rektor sampai saat ini sebagai bentuk awalan kajian dan penyidikan dari pihak KPK.

"Kita berharap KPK ikut dan awasi serta kawal Pilrek Unila, terutama putaran ke dua yang akan segera dimulai," ujar Presiden BEM Unila Unila Fajar Agung Pangestu.

Ia pun mengatakan, tak ingin pemilihan rektor Unila dibumbui politik transaksional dan jual beli suara, baik dari Senat, maupun suara Kemenristek Dikti sebesar 35%.

Guna mencegah hal tersebut BEM Unila tak henti-hentinya bersuara, bahkan berbagai aksi pun sudah dilakukan.

Panitia Pemilihan Rektor Universitas Lampung telah melaksanakan agenda Penyampaian Visi, Misi dan Program Kerja Bakal Calon Rektor serta pemilihan Calon Rektor dalam Rapat Senat Tertutup Universitas Lampung Periode 2019-2023 telah sukses dilaksanakan dikampus setempat, Jumat, 30 Agustus 2019.

Usai pemilihan tahap pertama, 30 Agustus 2019, dijadwalkan untuk pemilihan rektor dalam rapat tertutup oleh senat bersama menteri pada tanggal 26-30 September 2019. Suara Menteri nantinya sangat berpengaruh, karena memiliki bobot 35%. Sementara 48 Senat Universitas Lampung menyumbangkan suara sebesar 65%.

Ada pun dalam pemilihan tahap pertama, terdapat tiga nama yang akan disampaikan ke Kemenristek Dikti. Yaitu Prof. Dr. Bujang Rahman, Prof. Dr. Karomani dan Prof. Dr. Muhammad Kamal, resmi menjadi calon rektor Unila periode 2019-2023.

EDITOR

Asrul Septian Malik

loading...




Komentar


Berita Terkait