#cpns#joki#kecurangan

Kasus Sindikat Joki CPNS di Lampung Berpeluang Seret Tersangka Baru

Kasus Sindikat Joki CPNS di Lampung Berpeluang Seret Tersangka Baru
Konferensi pers penangkapan tersangka perjokian seleksi CPNS 2021 di Mapolda Lampung, Senin, 26 April 2022. Dok Polda


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Polda Lampung menegaskan tidak menutup kemungkinan ada tersangka baru dalam kasus sindikat joki rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2021. 


Dirkrimsus Polda Lampung, Kombes Arie Rachman Nafarin mengatakan, saat ini kasus tersebut masih dalam pengembangan dengan empat tersangka, yakni AN (27), MR (24), MRA (26), dan IG (35).

"Ya (tersangka baru), tergantung dari pengembangan nanti," katanya, Selasa, 26 April 2022. 

Baca: Sindikat Joki CPNS 2021 di Lampung Dibongkar

 

Ia melanjutkan, saat ini sebanyak 58 Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) Lampung masih dalam pemeriksaan. 

"Masih ada (saksi) yang diperiksa, belum selesai," ujarnya.

Meskipun begitu, Arie belum bisa memastikan apakah kasus ini akan menyeret salah satu pejabat di Badan Kepegawaian Daera (BKD) Provinsi Lampung. 

"Nanti lihat dari hasilnya," katanya.

Sebelumnya diberitakan, keempat tersangka kasus perjokian itu disebut meraup keuntungan hingga ratusan juta rupiah. 

"Tersangka meraup keuntungan hingga Rp300 juta per satu orang CASN," katanya.

Modus operandi yang dilakukan para pelaku adalah menggunakan aplikasi remote access dan perangkat khusus yang dimodifikasi para pelaku sehingga komputer yang digunakan peserta bisa diakses dari jarak jauh.

Tersangka IG berperan menyusun tempat duduk calon ASN, MRA berperan bagian akses kontrol yang mengatur seluruh perangkat komputer, AN, oknum pegawai honorer BKD Provinsi Lampung berperan memberikan informasi kepada para calon ASN, dan MR berperan mengisi seluruh tes calon ASN.

"Jadi para peserta hanya duduk dan menghadapi laptop, seolah berupaya menjawab tes yang diberikan panitia tes CASN," katanya.

EDITOR

Sobih AW Adnan


loading...



Komentar


Berita Terkait