#covid#korona

Kasus Positif Covid-19 Dunia Tembus 250 Juta

Kasus Positif Covid-19 Dunia Tembus 250 Juta
Covid-19. Ilustrasi


Jenewa (Lampost.co) -- Sebuah laporan kantor berita AFP mencatat, terdapat lebih dari 250 juta penularan covid-19 di seluruh dunia sejak awal pandemi. Angka tersebut hasil perhitungan pada Senin, 8 November 2021.

Dilansir dari AFP, Selasa, 9 November 2021, secara global, terdapat lebih dari lima juta kematian akibat virus korona. Namun, sebagian besar dari mereka yang terinfeksi diketahui telah pulih. 

Beberapa diantaranya kerap mengalami gejala selama berminggu-minggu, atau bahkan berbulan-bulan. Berbagai angka tersebut didasarkan pada laporan harian yang diberikan oleh otoritas kesehatan di setiap negara.

Sebagian besar kasus sedang atau tanpa gejala tetap tidak terdeteksi, meskipun proses screening meningkat di banyak negara sejak awal pandemi. Selain itu, adanya kebijakan pengujian yang berbeda dari satu negara ke negara lain. 

Eropa, kawasan dengan jumlah penularan tertinggi mencatat, lebih dari 76 juta kasus covid-19 sejak kemunculan wabah penyakit menular yang bermula di Tiongkok pada Desember 2019.  

Sedangkan Asia, yang paling terpengaruh kedua dengan 56.201.653 kasus, diikuti Amerika Serikat (AS) dan Kanada dengan 48.290.522 kasus, serta Amerika Latin dan Karibia sebanyak 46.107.131 kasus.

Sementara menurut data dari Johns Hopkins University data kasus positif covid-19 di Indonesia dalam 28 hari terakhir mencapai 20.233 kasus. Angka kematian tercatat mencapai 894 jiwa. 

Adapun angka total dari Johns Hopkins University menyebutkan angka total kasus positif pada 250.357.929, dengan angka kematian mencapai 5.055.612. Sementara vaksin yang disuntik ke masyarakat mencapai 7.286.186.108 (7,2 triliun).

Jumlah kasus baru di seluruh dunia dilaporkan secara perlahan meningkat selama beberapa minggu terakhir. Hampir 449 ribu penularan harian baru tercatat rata-rata selama tujuh hari terakhir, dibandingkan dengan lebih dari empat ratus ribu pada pertengahan Oktober lalu.

Melalui penularan kasus baru yang tercatat di seluruh dunia, terdapat lebih dari 60 persen berada di Eropa, yang rata-rata mengalami 279 ribu kasus per hari selama tujuh hari terakhir. 

 

 

 

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait