pencurianmalingpandemi

Kasus Pencurian di Sumenep Naik 200 Persen Akibat Pandemi

Kasus Pencurian di Sumenep Naik 200 Persen Akibat Pandemi
Ilustrasi. Medcom.id


Sumenep (Lampost.co) -- Pandemi covid-19 yang tidak kunjung selesai berimbas terhadap meningkatnya kasus pencurian di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur di tahun 2020. Kenaikan kasus pencurian mencapai 200 persen.

"Meningkatnya kasus pencurian ini salah satunya adalah dampak ekomoni. Karena di tahun ini perekonomian menurun akibat pandemi. Makanya banyak kasus pencurian yang meningkat signifikan," kata Kapolres Sumenep, AKBP Darman, Selasa, 29 Desember 2020.

Ia memerinci, kasus pencurian dengan pemberatan (curat) naik menjadi 46 kasus dari 36 kasus pada 2019. Pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dari 51 kasus, meningkat jadi 61 kasus. Kemudian, pencurian dengan kekerasan (curas) naik menjadi 6 kasus, sebelumnya hanya lima kasus.

"Pencurian biasa tahun 2019 itu 32 kasus tahun ini 39 kasus. Kalau pencurian ringan saat ini 20 kasus, tahun lalu 10 kasus," paparnya.

Darman melanjutkan, dari keterangan para tersangka, mereka nekat mencuri untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sebab selama pandemi, pendapatan menurun drastis.

Dia berharap, ekonomi dapat kembali normal pada 2021. Sehingga juga berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat.

"Saya yakin kasus-kasus yang berkaitan dengan pencurian ini dapat turun signifikan," harapnya.
 

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait