#PembakaranBendera#Lampungtimur

Kasus Pembakaran Bendera di Lamtim Disetop

Kasus Pembakaran Bendera di Lamtim Disetop
SN (Tengah) tersangka pembakar bendera merah putih yang ditangkap Tekab 308 dan Unit Tipidter Polres Lamtim. Dok Sat Reskrim Polres Lamtim


Sukadana (Lampost.co) -- Polres Lampung Timur (Lamtim) akan menghentikan proses penyidikan terhadap SN (29), tersangka pembakaran bendera merah putih yang sempat viral di media sosial.

Polisi akan menuangkan keputusan tersebut dalam surat perintah penghentian penyidikan (SP3) berdasarkan hasil pemeriksaan Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Provinsi Lampung yang menyatakan SN mengidap gangguan jiwa. 

Kasat Reskrim AKP Faria Arista menjelaskan kasus pembakaran simbol negara yang dilakukan seorang warga Desa Tulung Pasik, Kecamatan Mataram Baru itu bermula dari unggahan tersangka di Facebook pada 30 Maret lalu.

"Tim Tekab 308 beserta Unit Tipidter Polres Lamtim melakukan penyelidikan hingga akhirnya meringkus tersangka SN di rumahnya, pekan lalu," kata Kasat, Kamis, 22 April 2021. 

Baca: Polisi Tangkap Pelaku Pembakar Bendera Merah Putih di Lamtim

 

Tersangka SN yang sehari-hari bekerja sebagai buruh tersebut mengaku nekat membakar bendera merah merah putih milik orang tuanya karena merasa kecewa dengan para pemimpin di Indonesia. Akan tetapi, SN juga kerap memberikan keterangan berubah-ubah, bahkan cederung asal-asalan saat menjawab pertanyaan penyidik.

"Oleh karena itu petugas membawa tersangka ke Rumah Sakit Jiwa Provinsi Lampung untuk menjalani obeservasi selama dua pekan," kata dia. 

Berdasarkan hasil visum et repertum psychatriccum RSJ Provinsi Lampung No. 441/2188/VII.03/2020,  SN dinyatakan sebagai orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) sehingga tidak dapat mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Berdasarkan hasil visum itu pula,  tim penyidik akan segera melakukan gelar perkara dan berkoordinasi dengan Kejaksaan Negeri Lamtim terkait surat perintah dimulainya penyidikan (SPDP) yang telah dikirimkan. 

“Setelah itu barulah penyidik dapat menerbitkan SP3 terhadap tersangka pembakar bendera merah putih tersebut,” tambah AKP Faria. 

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait