#pelecehanseksual#lampungbarat

Kasus Pelecehan Seksual di Lambar Melonjak, Pemkab Diminta Tangani Serius

Kasus Pelecehan Seksual di Lambar Melonjak, Pemkab Diminta Tangani Serius
rapat paripurna DPRD Lambar, Selasa, 8 Juni 2021. Lampost.co/Eliyah


Liwa (Lampost.co) – Pemerintah Kabupaten Lampung Barat (Lambar) diminta memberikan penanganan serius terhadap kasus pelecehan seksual. Pasalnya, sepanjang 2021 ini perkara tersebut cenderung mengalami lonjakan dibanding 2020.

Anggota DPRD Lampung Barat, Nopiyadi, meminta Pemkab memperhatikan dan menambah kualitas dan kuantitas personel UPT yang menangani masalah kasus pelecehan seksual dan kekerasan terhadap anak. Sebab, kasus tersebut mengalami peningkatan.

“Berdasarkan data pada 2020 terdapat empat kasus pelecehan dan kekerasan terhadap anak. Sementara, dalam lima bulan pertama 2021, sudah terdapat lima kasus,” kata ketua Fraksi PKS Bersatu saat menyampaikan pandangan umum fraksi atas penyampaian nota pengantar LKPj TA 2020 dalam rapat paripurna DPRD Lambar, Selasa, 8 Juni 2021.

Hal itu perlu menjadi sorotan, karena menjadi teror bagi masa depan perempuan dan anak. Untuk itu, Fraksi PKS Bersatu meminta Pemkab lebih serius dalam melakukan upaya pencegahan, penanganan kasus, dan pemulihan psikis korban, termasuk pendampingan bagi masa depan korban.

Namun, ironisnya UPT yang menangani persoalan itu hanya diisi ketua UPT dan Kasubag TU saja, sedangkan staf dan tenaga lainnya tidak ada.

Padahal, upaya pencegahan dan penanganan psikis bagi korban sangat diperlukan. Untuk itu, dia mendorong adanya penambahan personel berkualitas, yaitu psikolog bersertifikat. “Tujuannya agar mampu memberikan pelayanan yang mumpuni untuk menekan angka korban kekerasan terhadap anak di Lambar,” kata dia.

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait