#COVID-19#JAKARTA

Kasus Omicron di Indonesia 8.097 per 14 Maret 2022

Kasus Omicron di Indonesia 8.097 per 14 Maret 2022
Ilustrasi Omicron diunduh Sabtu, 19 Maret 2022. (Foto: Dok Antara)


Jakarta (Lampost.co) -- Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat total kasus covid-19 varian Omicron di Indonesia sebanyak 8.097 per 14 Maret 2022. DKI Jakarta masih sebagai provinsi dengan jumlah kasus terbanyak.
 
"Total kasus Omicron di DKI Jakarta sebanyak 5.224," tulis data pada laman Balitbangkes Kemenkes, dikutip Sabtu, 19 Maret 2022.
 
Jawa Barat menempati urutan kedua dengan jumlah penyebaran Omicron tertinggi sejumlah 903. Lalu, diikuti Banten 591 kasus, Jawa Tengah 264 kasus, Jawa Timur 197 kasus, Bali 104 kasus, Papua 84 kasus, dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) 71 kasus.

Baca juga: Lima Kasus Omicron Terdeteksi di Lampung

Berikutnya, Riau dan Sulawesi Selatan masing-masing 60 kasus, Kalimantan Tengah 58 kasus, Nusa Tenggara Barat (NTB) 45 kasus, Kepulauan Bangka Belitung 43 kasus, Lampung 41 kasus, dan Sumatra Utara 40 kasus. Selanjutnya, Sumatra Barat 38 kasus, Sulawesi Utara 37 kasus, dan Aceh 36 kasus.

Kalimantan Timur sebanyak 33 kasus, Jambi 24 kasus, Sulawesi Utara 21 kasus, Kalimantan Barat 20 kasus, Sumatra Selatan 18 kasus, Sulawesi Tengah 15 kasus, dan Maluku Utara 12 kasus. Nusa Tenggara Timur (NTT) 13 kasus, Kalimantan Selatan dan Gorontalo masing-masing 11 kasus, Kepulauan Riau dan Kalimantan Utara masing-masing 9 kasus, Bengkulu 4 kasus, dan Sulawesi Barat 1 kasus.
 
Kemenkes juga mencatat penyebaran varian covid-19 lainnya di seluruh Indonesia. Yaitu 83 kasus varian Alpha, 22 kasus varian Beta, dan 8.494 kasus varian Delta.
 

EDITOR

Wandi Barboy

loading...




Komentar


Berita Terkait