#Covid-19#Lampungbarat

Kasus Melandai, Ruang Isolasi Covid-19 RSUD Liwa Dikembalikan Jadi Kamar Bedah

Kasus Melandai, Ruang Isolasi Covid-19 RSUD Liwa Dikembalikan Jadi Kamar Bedah
Petugas sedang melakukan sterilisasi bekar ruang isolasi covid-19 di RSUD Alimuddin Umar Liwa, Lambar, Kamis, 23 September 2021. Lampost.co/Eliyah


Liwa (Lampost.co) -- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Alimuddin Umar, Liwa,  Lampung Barat (Lambar) menutup ruang isolasi transisi dan akan mengembalikannya ke fungsi awal sebagai ruang bedah. Hal itu dilakukan seiring menurunnya angka kasus harian covid-19 di wilayah tersebut. 

Direktur RSUD Alimuddin Umar, dr. Iman Hendarman mengatakan, jumlah pasien terkonfirmasi positif covid-19 yang ia tangani selama Juli mencapai 120 orang. Akan tetapi, mulai Agustus turun menjadi 79 pasien, lalu awal September sebanyak 38 pasien.

"Per hari ini, jumlah pasien hanya empat orang," kata dia, Kamis, 23 September 2021.

Dokter Iman menjelaskan, pengembalian ruang ke fungsi awal itu tidak dilakukan sembarangan. Pihaknya terlebih dahulu harus melakukan seterilisasi dengan menyemprotkan cairan disenfektan ke seluruh sudut ruangan. Penyemprotan pun dilakukan selama tiga hari berturut-turut.

"Selain itu, kami juga melakukan sterilisasi dengan menggunakan ultraviolet selama dua hari," kata dia.  

Sebanyak 16 petugas yang sebelumnya ditempatkan di ruang isolasi transisi juga akan segera dikembalikan ke tugas awal di ruangan masing-masing.

"Saya berharap pelayanan rumah sakit bisa kembali berjalan normal," katanya. 

Untuk pasien yang terkonfirmasi covid-19, kata dia, masih disediakan ruangan khusus isolasi tekanan negatif.  Dalam ruangan tersebut disiapkan ICU khusus covid-19 yang berisi tiga tempat tidur dilengkapi dengan ventilator, High Flow Nasal Cannula (HFNC), dan peralatan monitoring. 

"Untuk petugas yang ditempatkan di ruang isolasi tekanan negatif sudah ada 16 orang yang telah diberi pelatihan khusus," kata Iman.

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait