#mayat#pembunuhan

Kasus Mayat di Danau Bekri Terungkap, 4 Pelaku Ditangkap

Kasus Mayat di Danau Bekri Terungkap, 4 Pelaku Ditangkap
Tiga pelaku saat berada di Mapolres Lampung Tengah. Satu orang lagi berada di sel tahanan polres setempat.


Gunungsugih (Lampost.co) -- Tim Tekab 308 Polres Lampung bersama Polda Lampung berhasil mengungkap kasus penemuan mayat di Danau Bekri, Lampung Tengah. Empat pelaku ditangkap di Lampung dan Sumatra Selatan.

Para pelaku diduga melakukan pembunuhan berencana bermotif sakit hati terhadap Tarmizi (54), warga Kelurahan Rajabasa Nyunyai, Kecamatan Rajabasa, Kota Bandar Lampung. Jasad korban ditemukan warga Anak Tuha di tumpukan sampah Danau Bekri, Lampung Tengah pada Sabtu, 25 Juni 2022.

Baca juga: Warga Anak Tuha Temukan Mayat Ditumpukan Sampah Danau Bekri

Keempat pelaku yakni FK alias Caca alias Chelsea (21) warga Kemiling, Bandar Lampung; BG (22) dan AT (17), warga Kampung Goras Jaya, Kecamatan Bekri, Lampung Tengah; dan AD (18) warga Natar, Kabupaten Lampung Selatan. Mereka ditangkap di sejumlah lokasi dan waktu yang berbeda.

"Petugas pertama kali melakukan penangkapan terhadap pelaku AT pada Senin, 26 Juni 2022, di rumahnya. Selanjutnya Kasat Reskrim Polres Lampung Tengah AKP Edi Qorinas dan Panit Resmob Polda Lampung AKP Mihlisin dan jajaran Tim Tekab 308 Polres Lamteng melakukan pengembangan dan menangkap pelaku AD saat tengah tertidur," kata Kapolres Lampung Tengah, AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya, Selasa, 28 Juni 2022.

Dari pengakuan AT dan AD, lalu petugas melakukan pengembangan untuk menangkap otak pelaku pembunuhan berencana. Kemudian polisi melakukan pengejaran pelaku lainnya di Palembang, Sumsel, dan menangkap Chelsea selaku otak kejahatan dan BG yang juga turut serta mendalangi pembunuhan. Keduanya ditangkap di salah satu hotel di Ogan Komering Ilir (OKI) Sumsel, pada Selasa, 28 Juni 2022.

"Empat orang pelaku telah berhasil kami amankan semua, berkat kerja keras. Dua pelaku ditangkap di Lampung, dan dua lagi di Ogan Komering Ilir," kata kapolres.

Pihaknya mengimbau kepada warga agar tetap tenang, dan tidak termakan isu-isu yang menyesatkan serta tidak bertanggung jawab.

EDITOR

Winarko


loading...



Komentar


Berita Terkait