#jualbelijabatan#komisioner#bawaslu#politik

Kasus Jual Beli Jabatan Komisioner Bawaslu Naik ke Sidang

( kata)
Kasus Jual Beli Jabatan Komisioner Bawaslu Naik ke Sidang
Ilustrasi. Foto: Google Images


Bandar Lampung (Lampost.co): Dewan Kehormantan Penyelenggara Pemilu Republik Indonesia akan menyidangkan dugaan perkara jual beli jabatan yang dilaporkan Budiono, dengan terlapor Komisioner KPU Lampung Esti Nur Fatonah. Sidang bakal digelar Kamis, 19 Desember 2019, di ruang sidang Bawaslu Provinsi Lampung.

"Agenda sidang perdama tersebut, mendengarkan pokok pengaduan dan jawaban dari teradu," kata Direktur Eksekutif LBH Bandar Lampung Chandra Muliawan membenarkan hal tersebut, Minggu, 15 Desember 2019.

LBH Bandar Lampung merupakan penerima kuasa hukum dari pengadu (Budiono). "Iya Kamis (19 Desember 2019) sidang perdana. Teradu (Esti) juga bakal hadir dan memang teradu tidak bisa diwakilkan," ujarnya.

Dalam pokok aduan pihaknya memaparkan kronologi pertemuan antara korban dan teradu. Pihaknya juga menyiapkan beberapa alat bukti seperti rekaman pertemuan korban dan bebera hal lainnya, serta tiga saksi yakni dua dari unsur koban, dan satu dari unsur yang mengetahui fakta jual beli jabatan di lembaga tersebut.

"Kami apresiasi DKPP menerima aduan kita dan menyidangkannya di Lampung. ini jadi suatu tonggak agar lembaga seperti jangan sampai ada praktik jual beli jabatan," kata dia.

Perkara ini bermula, ketika korban Fiza Yelisanti diduga dimintai uang Rp150 juta oleh Esti Nur Fatonah melalui Lilis Fujianti. Saat itu (korban) sedang dalam proses seleksi Komisioner KPU Tulangbawang.

EDITOR

Adi Sunaryo

loading...




Komentar


Berita Terkait