#DBD

Kasus DBD Mulai Muncul di Palas

Kasus DBD Mulai Muncul di Palas
Petugas UPTD Puskesmas Rawat Jalan Kecamatan Palas Lampung Selatan, saat melakukan fogging dilingkungan rumah pasien DBD, Selasa 25 Januari 2022. Armansyah


Kalianda (Lampost.co) -- Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kecamatan Palas, Lampung Selatan, mulai muncul di awal tahun 2022. Setidaknya ada satu kasus DBD yang menjangkit warga Desa Sukaraja.

Penanggung jawab Program DBD UPTD Puskesmas Rawat Jalan Kecamatan Palas, Joko Prihanto mengatakan pihaknya menemukan satu kasus DBD yang menyerang Jimansyah (37) warga Desa Sukaraja. Pasien mulai sakit sejak tanggal 13 Januari 2022.

"Karena tidak ada perubahan, pasien langsung dirujuk ke Rumah Sakit Bob Bazar Kalianda pada tanggal 16 Januari 2022. Setelah itu, pasien dinyatakan di terserang DBD," kata dia melalui sambungan telepon, Selasa, 25 Januari 2022.

Mengetahui itu, kata Joko, pihaknya akan langsung melakukan penyelidikan epidemiologi (PE) ke rumah pasien. Hasilnya, benar telah ditemukan jentik-jentik dilingkungan rumah pasien.

"Alhamdulillah, mengetahui itu kami juga langsung melakukan pengasapan atau fogging dari rumah pasien hingga radius 100 meter. Fogging ini sifatnya untuk membunuh nyamuk dewasa sehingga tidak menimbulkan kasus baru," kata dia.

Dengan munculnya kasus DBD itu, Joko kembali mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kebersihan lingkungan dengan cara pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan melakukan 3 M plus.

"Masyarakat harus rajin menguras dan menutup bak penampungan air. Serta mengubur barang bekas yang menjadi objek genangan air. Kemudian, jangan lupa menggunakan body lation saat tidur, pagi hari dan sore," katanya.

Sementara itu, Camat Palas Rika Wati mengatakan pihaknya meminta kepada masyarakat setempat untuk mewaspadai dengan kondisi cuaca yang sering berubah-ubah. Sebab, kondisi saat ini bisa saja serangan siklus tahunan DBD dapat menyerang karena lingkungan sekitar tidak bersih.

"Untuk itu, masyarakat lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca. Jaga kebersihan lingkungan masing-masing dengan pola hidup bersih. Insyaallah, kita semua bisa terhindar DBD," kata dia.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait