#kesehatan#DBD#Lamsel

Kasus DBD Mulai Melonjak, Warga Lamsel Dihimbau Hidup Bersih

Kasus DBD Mulai Melonjak, Warga Lamsel Dihimbau Hidup Bersih
Petugas Puskesmas Keliling Desa melakukan pendataan dan fogging serta mengajak warga hidup sehat untuk hindari lonjakan kasus DBD. (Foto: Lampost.co/Febi Herumanika)


Kalianda (Lampost.co) -- Puskesmas Branti Raya mencatat dalam satu minggu terakhir setidaknya ada 10 warga  di wilayah kerja Puskesmas tersebut terjangkit demam berdarah dengue (DBD), untuk mengantisipasi melonjakan baru kasus yang disebabkan gigitan nyamuk itu pihak Puskesmas dengan segera melakukan fogging diseluruh desa. 

Kepala UPT Puskesmas Branti Raya, Rosa Resnida, Kecamatan Batar, Lampung Selatan, mengatakan kasus baru tercatat sebanyak 10 warga yang dilaporkan sakit karena DBD. 

"Antisipasi lonjakan kasus kami lakukan fogging diseluruh desa wilayah kerja kami dari kemarin, masyarakat kami himbau bersih-bersih lingkungan jangan ada barang bekas apa lagi berpotensi tempat nyamuk berkembang biak, " ujar Rosa. 

UPT Puskesmas Karanganyar, Bahren Nortojulu, mengatakan kasus baru yang dilaporkan sebanyak 13 kasus, antisipasi dengan melakukan fogging di wilayah yang dinilai ada lonjakan kasus baru. 

"Sudah kami fogging sesuai permintaan warga, kami selalu sigap kalau ada laporan soal apa pun termasuk DBD ini," katanya. 

Warga Karanganyar, Udin, membenarkan adanya kasus DBD di sekitaran tempat tinggalnya. "Keluarga saya sendiri sakit dinyatakan DBD, ada juga di gang sebelah beberapa orang terjangkit DBD," katanya. 

Untuk penyemprotan (Fogging) sudah dilakukan oleh pihak Puskesmas. "Kemarin sudah dilakukan fogging di sekitaran rumah kami," katanya. 

Sementara itu, kasus DBD masih minim di  UPTD Puskesmas Rawat Inap (PRI) Kecamatan Sragi, Lampung Selatan. Namun, masyarakat kecamatan setempat diminta untuk selalu waspada sedini mungkin terhadap perubahan cuaca dalam beberapa hari terakhir.

Sebaba, tidak menutup kemungkinan kasus DBD dapat kembali muncul setelag adanya perubahan musim dari musim kemarau ke penghujan saat ini.

Kepala UPTD PRI Kecamatan Sragi, Muhammad Ali, mengatakan memasuki musim penghujan saat ini masyarakat harus melakukan upaya pencegahan dini, demi menekan penyebaran penyakit DBD. Pencegahan yang dilakukan dapat dengan meningkatkan kebersihan lingkungan.
 

EDITOR

Sri Agustina

loading...




Komentar


Berita Terkait