#DBD

Kasus DBD Kembali Muncul di Palas

Kasus DBD Kembali Muncul di Palas
Ilustrasi. Google Images


Kalianda (Lampost.co) -- Kasus demam berdarah dengue (DBD) kembali ditemukan di Kecamatan Palas, Lampung Selatan, Selasa, 20 April 2021. Kali ini, satu kasus DBD muncul dari Dusun Bandarejo, Desa Sukaraja.

Pemegang Program DBD UPTD Puskesmas Rawat Jalan (PRJ) Kecamatan Palas, Joko Prihanto mengatakan pihaknya kembali menemukan satu kasus di Desa Sukaraja. Dimana, kali ini DBD menyerang Nur Baiyani (54), warga Dusun Bandarejo, Rt/Rw 002/005.

"Kami mendapatkan pemberitahuan dari pihak RSUD Bob Bazar Kalianda kalau ada satu warga Desa Sukaraja yang positif terserang gigitan nyamuk Aedes Aegypti. Artinya ditengah pandemi Covid-19, DBD masih saja muncul karena adanya perubahan cuaca," kata dia, Selasa, 20 April 2021.

Dia mengatakan pasien DBD pertama kali mulai alami keluhan sakit sejak tanggal 10 April 2021 dan dirawat di RSUD Bob Bazar Kalianda. Sedangkan, pihaknya mendapatkan tembusan bahwa pasien dinyatakan DBD pada 15 April 2021.

"Alhamdulillah, pasien sekarang sudah pulang dalam masa pemulihan," kata dia.

Dia mengatakan pihaknya telah melakukan penyelidikan epidemiologi (PE) ke rumah pasien DBD. Hasilnya, telah ditemukan jentik-jentik nyamuk Aedes Aegypti dibeberapa genangan air di sekitar rumah pasien.

"Saat kami PE, memang ditemukan jentik-jentik nyamuk Aedes Aegypti. Bahkan, suaminya kemaren juga mengalami demam dan badan pegel linu serta disekitar rumah banyak anak-anak yang resiko tinggi untuk tertular, maka dari itu siang ini kami akan fogging," kata dia.

Sementara Kepala UPTD Puskesmas Rawat Jalan Kecamatan Palas, Rosmeli mengatakan degan munculnya kasus DBD itu, ia kembali mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kebersihan lingkungan dengan cara pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan melakukan 3 M plus.

"Masyarakat harus rajin menguras dan menutup bak penampungan air. Serta mengubur barang bekas yang menjadi objek genangan air. Kemudian, jangan lupa menggunakan body lation saat tidur, pagi hari dan sore," katanya.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait