koronawabahkoronacoronavirus

Kasus Covid-19 Jateng Didominasi Klaster Keluarga dan Pesantren

Kasus Covid-19 Jateng Didominasi Klaster Keluarga dan Pesantren
Ilustrasi. (Foto: Medcom.id)


Semarang (Lampost.co) -- Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah, Yulianto Prabowo, mengatakan klaster rumah tangga dan pondok pesantren mendominasi penyebaran virus korona di Jateng.

 

"Klaster menonjol rumah tangga yang terpapar ada 374 kasus dan ini ada riwayat perjalanan atau impor dari luar daerah. Kedua, pondok pesantren 271 penderita," kata Yulianto, Rabu, 25 November 2020.

Yulianto mengungkapkan klaster lain yang turut menyebarkan virus korona di Jateng, yakni, klaster pasar, klaster aparatur sipil negara (ASN), klaster tempat kerja, klaster tenaga kerja, serta klaster sekolah. Namun, Yulianto tidak mengungkap detail seberapa banyak klaster-klaster tersebut menyumbang angka kasus covid-19 di Jateng.

"Ini kebanyakan transmisi lokal. Ada klaster pasar 91 kasus, klaster ASN dan aparat, klaster tempat kerja, klaster nakes di urutan keenam. Klaster acara, klaster sekolah," jelas dia.

Menurut Yulianto, kenaikan jumlah kasus virus korona di Jateng berdampak pada tingkat keterisian tempat tidur isolasi di rumah sakit-rumah sakit. Sampai saat ini, jumlah pasien covid-19 yang mengisi tempat tidur isolasi sudah mencapai 75 persen.

"Tempat tidur isolasi disediakan 5.124 unit. Yang sudah terpakai 3.889 unit," ujar dia.

Sebagai langkah antisipatif, kata Yulianto, Dinas Kesehatan Jateng akan menambah 508 tempat tidur di ruang isolasi dan 68 tempat tidur di unit perawatan intensif (ICU).

"Semoga jumlah kasus yang perlu perawatan juga tidak banyak," ungkapnya.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait