Koronacoronavirus

Kasus Covid-19 di Lampung Selatan Bertambah 7

Kasus Covid-19 di Lampung Selatan Bertambah 7
Ilustrasi. Google images


Kalianda (Lampost.co) -- Jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Lampung Selatan bertambah tujuh orang pada Sabtu, 2 Januari 2020. Sehingga, kini total menjadi 388 orang.

"Satu dari tujuh pasien tersebut meninggal dunia," ujar Jubir Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Lampung Selatan Eka Riantinawati, Sabtu, 2 Januari 2020.

Menurut Eka Riantinawati, penambahan tujuh pasien konfirmasi baru dan satu kasus kematian itu yaitu pasien nomor 382, seorang lelaki berinisial S (58), warga Kecamatan Palas merupakan kasus baru.

"Pasien tidak ada riwayat perjalanan luar daerah. Kondisinya, bergejala dan kini tengah menjalani isolasi di rumah sakit pemerintah di Lampung Selatan," kata dia.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Lampung Selatan itu, menjelaskan pasien nomor 383, seorang perempuan berinisial R (31), warga Kecamatan Palas, merupakan kasus baru dan tidak ada riwayat perjalanan luar daerah. Kondisinya, bergejala ringan dan saat ini isolasi mandiri di rumah.

Lalu, pasien nomor 384, seorang lelaku berinisial MT (72), warga Kecamatan Katibung merupakan kasus baru dan tidak ada riwayat perjalanan luar daerah. Kondisinya, bergejala dan saat ini isolasi di rumah sakit pemerintah di Wilayah Kota Bandar Lampung.

Kemudian, pasien nomor 385, seorang perempuan berinisial SO (34), warga Kecamatan Katibung merupakan kasus baru dan tidak ada riwayat perjalanan luar daerah. Kondisinya, brgejala ringan dan isolasi mandiri di rumah.

Selanjutnya, pasien nomor 386, seorang perempuan berinisial SB (39), warga Kecamatan Ketapang merupakan kasus baru dan tidak ada riwayat perjalanan luar daerah. Kondisinya, bergejala ringan dan isolasi mandiri.

Dia menambahkan, pasien nomor 387, seorang perempua berinisial J (9), warga Kecamatan Ketapang merupakan hasil tracing dari kasus konfirmasi positif Lampung Selatan nomor 386 (Orang tua). Kondisinya, bergejala ringan dan saat ini isolasi mandiri di rumah.

Pasien nomor 388, seorang lelaki berinisial B (62), warga Kecamatan Ketapang merupakan kasus baru dan ada riwayat perjalanan luar daerah yakni dari DKI Jakarta. Pada 10 Desember 2020, pasien mulai merasakan gejala. Lalu, pada 13 Desember 2020 pasien berobat ke Fasilitas Kesehehatan (Faskes) swasta wilayah kecamatan Ketapang.

"Hasil pemeriksaan atau diagnosa Demam Berdarah Degue (DBD) berdasarkan dari hasil lab. Kemudian dirujuk ke Faskes Pemerintah di Kecamatan Ketapang. Pada 15 Desember 2020, pasien dirujuk ke rumah sakit pemerintah di Kabuaten Lampung Selatan dan pada 17 Desember 2020 dilakukan rapid test dengan hasil reaktif. Selanjutnya, dilakukan pengambilan swab pertama dan pasien dirawat di ruang isolasi," jelasnya.

Untuk kasus kematian, kata Eka Riantinawati, yakni pasien nomor 388 seorang lelaki berinisial B (62), warga Desa Sidomukti, Kecamatan Ketapang.

"Dimana, pada 22 Desember 2020, keadaan pasien mengalami perburukkan dan pukul 06.00 WIB dinyatakan meninggal dunia. Jenazah dilakukan pemakaman secara protokol Covid-19. Pada 25 Desember 2020, pasien terkonfirmasi positif covid-19 dari hasil pemeriksaan swab pertama," katanya.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait