#beritalampung#beritalampungterkini#campak#kesehatan#penyakit#jumlahkasus

Kasus Campak Pesawaran pada 2022 Hanya Dua

Kasus Campak Pesawaran pada 2022 Hanya Dua
Ilustrasi. Dok Lampost.co


Pesawaran (Lampost.co) -- Dinas Kesehatan Pesawaran mencatat selama 2022 lalu, terdapat dua kasus positif campak. Jumlah itu berasal dari tujuh suspek.

Kepala Dinkes Pesawaran Media Apriani mengatakan sepanjang 2022, kinerja surveilans penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I) mencatat terdapat tujuh kasus suspek, yang tersebar di wilayah kerja Puskesmas Kotadalam satu kasus, Puskesmas Gedongtataan dua kasus, Puskesmas Bernung dua kasus, dan Puskesmas Kalirejo dua kasus.

"Setelah kami kirimkan sempel tersebut ke Jakarta, dari hasil laboratorium pusat Jakarta, dari tujuh kasus suspek hanya dua dari Puskesmas Gedongtataan dan Kalirejo dinyatakan positif campak," ujarnya, Minggu, 22 Januari 2023.

Baca juga: Sebanyak 134 Kasus Campak Ditemukan di Lampung Selama 2022 

Dia mengatakan dari hasil investigasi puskesmas, satu kasus sudah mendapatkan imunisasi campak di usia 9 bulan dan 18 bulan karena telah berusia di atas 3 tahun. Sedangkan kasus positif lainnya masih berusia di bawah 9 bulan sehingga belum mendapatkan imunisasi campak.

"Untuk pasien yang telah mendapatkan imunisasi perlu dilakukan analisis lebih lanjut terkait faktor yang menyebabkan anak tersebut terkena penyakit campak walau sudah divaksinasi. Analisi mulai dari kualitas manajemen penyimpanan vaksin yang memengaruhi efektivitas vaksin kepada sasaran maupun kondisi lain yang menyebabkan kekebalan anak terhadap virus campak menurun, seperti lingkungan, status gizi, serta perilaku hidup bersih dan sehat dari keluarga," ujarnya.

Menurutnya, sampai saat ini Dinkes terus mengupayakan berbagai upaya pencegahan dan penanganan terhadap adanya potensi penularan penyakit campak dan PD3I lainnya di Bumi Andan Jejama. "Kami terus berupaya, salah satunya peningkatan kesadaran orang tua akan pentingnya imunisasi yang terintegrasi dengan berbagai program kesehatan lainnya, seperti pentingnya pemberian gizi seimbang dan perilaku hidup bersih dan sehat," katanya.

"Selain itu, untuk tahun ini, kami juga telah mengeluarkan surat edaran kepada faskes yang ada di Pesawaran untuk meningkatkan kinerja program surveilans khususnya surveilans PD3I sebagai upaya deteksi dini dan respons kasus di tingkat masyarakat," ujarnya.

EDITOR

Muharram Candra Lugina


loading...



Komentar


Berita Terkait