#beritalampung#beritalampura#narkotika#psikotropika

Kasubsi Datun Kejari Lampura Ditetapkan Tersangka Kepemilikan Psikotropika

Kasubsi Datun Kejari Lampura Ditetapkan Tersangka Kepemilikan Psikotropika
Kasi Humas Polres Lampung Utara AKP Zulkarnain. Lampost.co/Hari Supriyono


Kotabumi (Lampost.co): Polres Lampung Utara menetapkan seorang oknum jaksa berinisial CR sebagai tersangka atas kasus kepemilikan 200 butir pil alprazolam, Jumat, 28 Oktober 2022. Sementara CR tidak dilakukan penahanan.

Kasi Humas Polres Lampung Utara AKP Zulkarnain mewakili Kapolres AKBP Kurniawan Ismail mengatakan CR telah ditetapkan tersangka dalam kasus kepemilikan ratusan butir pil jenis alprazolam yang didapati dari jasa paket pengiriman.

"Oknum pegawai Kejari Lampung Utara dengan jabatan kepala sub bidang seksi (kasubsi) perdata dan tata usah negara (datun) menjadi tersangka, namun yang bersangkutan tidak ditahan," ujarnya, Jumat, 28 Oktober 2022.

Berita terkait: Kejati Sebut Jaksa CR Idap Gangguan Kecemasan dan Tidur

Zulkarnain menjelaskan pihaknya tidak melakukan penahanan terhadap tersangka dikarenakan oknum jaksa tersebut kooperatif selama dalam proses penyidikan dan ada yang menjamin dari pihak keluarga serta tersangka sendiri masih aktif sebagai pegawai kejaksaan.

"Atas perbuatannya tersangka terjerat dengan Pasal 62 UU Nomor 2 Tahun 1997 dengan ancaman kurungan lima tahun penjara," katanya.

Dia mengatakan kasus barang psikotropika tersebut diketahui setelah pihaknya mendapatkan informasi adanya pengiriman barang melalui jasa pengiriman yang dialamatkan ke kantor Kejari Lampung Utara dengan nama samaran dan nomor ponsel yang dituju adalah nomor ponsel tersangka pada 23 Oktober 2022, sekitar pukul 15.30 WIB.

Berita terkait:  Seorang Jaksa Ditangkap Terima Kiriman Paket Obat Psikotropika

Setelah dilakukan pemeriksaan dalam paket, ternyata kiriman berupa bungkusan dua kotak yang berisikan barang pisikotropika sebanyak 201 alprazolam 1 miligram dan dua butir alprazolam 0,5 gram.

Adanya kepemilikan barang pisikotropika tersebut, akhirnya oknum jaksa CR, sehari kemudian menyerahkan diri guna dilakukan pemeriksaan terkait kepemilikan barang tersebut.

EDITOR

Adi Sunaryo


loading...



Komentar


Berita Terkait