#penggelapan#bandarlampung

Karyawan PT MCF Bantah Gelapkan Mobil Debitur 

Karyawan PT MCF Bantah Gelapkan Mobil Debitur 
Koordinator Kolektor PT Mega Central Finance Nandi saat ditemui di ruangannya, Kantor MCF, Bandar Lampung, Selasa, 16 Agustus 2022. (Lampost.co/Salda Andala)


Bandar Lampung( Lampost.co) -- Koordinator Kolektor PT Mega Central Finance (MCF) Lampung, Nandi membantah soal tuduhan menggelapkan mobil Honda Brio yang dilaporkan oleh debitur Julian. Menurutnya, pelelangan mobil tersebut sudah sesuai prosedur dari perusahaan. 

"Sejak mobil sudah ditemukan Mei 2022 di Lampung Timur, saya udah menghubungi Julian dengan mengirimkan surat pemberitahuan administrasi untuk pelunasan sisa kredit agar mobil bisa dikembalikan lagi,"ujarnya di ruang kerja, Selasa, 16 Agustus 2022. 

Hingga waktu yang ditentukan debitur (Julian) tidak ada jawaban dan tidak membayar sisa pelunasan angsuran mobil. Karena tidak ada respons, pihaknya pun melelang mobil tersebut sesuai prosedur perusahaan.

"Wajar kami menyelamatkan aset. Setelah mobil dilelang, tiba-tiba debitur Julian datang protes karena tanpa pemberitahuan ke dirinya,"kata Nandi.

Dia juga menduga debitur ingin melepas tanggung jawab sisa kredit mobil ke PT. MCF. Mobil yang dilelang sudah sesuai prosedur.

"Pembayaran angsuran dia Januari sampai hari ini sudah macet, tidak ada tanggung jawab sama sekali, jadi kami lepas," ujar Nandi.

Terkait dirinya dilaporkan oleh debitur Julian atas dugaan penggelapan, Nandi tidak terlalu khawatir karena hal itu sudah sesuai prosedur perusahaan.

"Kenapa mobil tersebut dioperalihkan ke temannya, mobil itu kan masih kredit seharusnya tidak bisa direntalkan atau dipinjamkan ke orang lain. Hal itu kan sudah melanggar UU Fidusia," kata Nandi. 

Dia juga berharap kasus tersebut bisa menemukan titik terang dan cepat selesai. Menurutnya, hal itu lebih baik diselesaikan secara kekeluargaan agar tidak berdampak luas dan menjaga hubungan lebih baik ke depannya.

"Kami juga sempat ingin menyelesaikan ini secara kekeluargaan, namun dari pihak debitur (Julian) tidak pernah merespons," ujar Nandi.

Baca juga: Rugi Ratusan Juta, Nasabah Laporkan Karyawan MCF ke Polisi

Diberitakan sebelumnya, Nasabah PT. Mega Central Finance (MCF) Lampung melaporkan dugaan penggelapan mobil oleh salah satu karyawan MCF inisial NI ke Polresta Bandar Lampung, Senin, 15 Agustus 2022. Akibat penggelapan mobil oleh karyawan MCF tersebut korban Julian merugi Rp153 juta.

Kakak korban Yusri mengatakan beberapa bulan lalu ia melapor ke Polresta Bandar Lampung ihwal hilangnya satu unit mobil Brio bernopol BE 1343 CR yang dikredit selama 3,5 tahun di MCF.

 

EDITOR

Wandi Barboy


loading...



Komentar


Berita Terkait