#nelayan#hilang

Kapolsek Bengkunat di Pesisir Barat Tuturkan Kronologi Nelayan yang Hilang Saat Melaut

Kapolsek Bengkunat di Pesisir Barat Tuturkan Kronologi Nelayan yang Hilang Saat Melaut
Polisi dan dua nelayan yang dinyatakan hilang berfoto bersama usai penyerahan dari Syahbandar perikanan lokal Muarabaru, Jakarta, Jumat, 27 Agustus 2021. Foto: Istimewa


Krui (Lampost.co) -- Kapolsek Bengkunat, Polres Lampung Barat, AKP Suhairi, menjelaskan kronologi ditemukannya Beni Irawan (25) dan Rediansah (23), dua nelayan kakak beradik yang dinyatakan hilang saat melaut dan terhempas gelombang besar beberapa hari lalu. Menurutnya, peristiwa bermula pada Jumat, 20 Agustus 2021, pukul 02.00 WIB. Dua warga Pekon Kutajawa, kecamatan Bengkunat, kabupaten Pesisir Barat, itu bertolak dari pelabuhan Teluk Bengkunat, Pekon Kotajawa, Bengkunat, untuk mencari ikan di Rumpon.

Setelah perjalanan laut selama empat jam atau sekitar 40 Mil (70 km) dari pelabuhan Teluk Bengkunat, perahu fiber keduanya dihantam gelombang besar yang mengakibatkan perahu terbalik. Semua perlengkapan perahu hilang. Keduanya bertahan dengan perahu yang terbalik tapi masih mengapung. Dua nelayan itu berdiri dan berpegangan pancang penyeimbang perahu yang ada.

Suhairi melanjutkan usai empat hari empat  malam, keduanya terombang ambing di tengah laut dengan kejauhan mencapai 95 mil (170 km). Pada Selasa, 24 Agustus 2021 pukul 11.00 WIB, melintaslah kapal pencari ikan bertuliskan Rezeki melimpah 01. Rombongan di kapal itu melihat 2 nelayan yang terombang ambing. Mereka langsung melakukan pertolongan dan mengangkat kedua nelayan tersebut.

Baca juga: Lokasi Pencarian Dua Nelayan Hilang di Pesisir Barat Sudah Mengerucut

Kapolsek juga menerangkan setelah melakukan penyelamatan dan perawatan untuk memulihkan kondisinya, nelayan Beni meminta tolong kepada kapten kapal untuk menghubungi keluarganya. Selanjutnya, kapten kapal minta nomor kontak yang bisa dihubungi. Nelayan memberikan nomor kontak istrinya. Selanjutnya, menggunakan jaringan satelit kapten kapal menghubungi istrinya untuk kemudian disambungkan ke istri nelayan. Hal itu untuk menyampaikan nelayan Beni dan Rediansah dalam keadaan selamat dan sehat walafiat berada di kapal. 

Selanjutnya, pihak keluarga kedua nelayan itu menghubungi Suhairi selaku Kapolsek Bengkunat. Keduanya menyampaikan informasi dua nelayan itu telah ditemukan. Kemudian, mereka saling berkoordinasi.

"Kami kemudian memastikan penyandaran kapal Rezeki melimpah 01. Ada informasi akan menyandar di pelabuhan Muarabaru, Jakarta Utara dan diperkirakan pada Jumat pagi," kata Suhairi melalui telepon, Jumat, 27 Agustus 2021.  

Selanjutnya, Kapolsek Bengkunat dan keluarga nelayan dan perwakilan nelayan berangkat dari Bengkunat menuju pelabuhan Muarabaru, Jakarta Utara.
Kemudian pada Jumat, 27 Agustus 2021 pukul 11.30 WIB, dilakukan penyerahan kedua nelayan tersebut.

"Kedua nelayan tersebut saudara Beni dan Rediansah dibawa ke Puskesmas Muarabaru untuk dilakukan pemeriksaan medis dan dinyatakan baik serta sehat," tukas Kapolsek. 

Baca juga: Dua Nelayan Hilang di Perairan Bengkunat Masih Dicari

Kini, Kapolsek Bengkunat AKP Suhairi beserta keluarga dan perwakilan nelayan serta nelayan yang ditemukan dalam perjalanan menuju wilayah hukum Polsek Bengkunat, Polres Lampung Barat. 

Sebelumnya, pada Jumat, 27 Agustus 2021 pukul 11.30 WIB, dilaksanakan penyerahan dua nelayan itu dalam kondisi selamat. Penyerahan kedua nelayan tersebut dilakukan Syahbandar Perikanan Lokal Muara Baru Jakarta Utara  Usman L; Kepala Syahbandar Perikanan Nasional Joko Kusmawardi; Kapten Kapal yang menyelamatkan (kapal Rezeki Melimpah 01), Sandi. Adapun yang menerima adalah Kapolsek Bengkunat AKP  Suhairi , Perwakilan Nelayan Bengkunat ,Ciliang , Orang tua kedua nelayan itu. Kegiatan itu digelar di Kantor Syahbandar Nasional Pelabuhan Muarabaru Jakarta Utara.

EDITOR

Wandi Barboy

loading...




Komentar


Berita Terkait