#covid-19indonesia

Kapolri Intensifkan Penanganan Covid-19 di 4 Wilayah

Kapolri Intensifkan Penanganan Covid-19 di 4 Wilayah
Polisi saat melakukan penyekatan kendaraan di akses masuk Jembatan Suramadu, Jawa Timur. Antara Foto


Jakarta (Lampost.co) -- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan jajarannya untuk melakukan penanganan covid-19 secara intensif. Terutama di empat wilayah yang mengalami lonjakan kasus covid-19, yaitu Riau, Kudus, Bangkalan dan DKI Jakarta.

Diketahui, peningkatan kasus covid-19 di Riau sempat mengalami lonjakan, dengan menyentuh 813 kasus per hari. Kepolisian melakukan pengetatan protokol kesehatan dan menggiatkan pengetesan, serta pelacakan untuk memisahkan warga yang terpapar covid-19.

"Kita lakukan giat bantu distribusi obat-obatan dan bansos. Saat ini, angka di Riau telah turun dari 813 jadi 313. Giat ini terus kita lakukan, sehingga kasus harian kita tekan seminimal mungkin," ujar Listyo dalam konferensi pers virtual, Senin, 21 Juni 2021.

Selain Riau, Listyo juga menyoroti lonjakan kasus covid-19 di Kudus, Jawa Tengah. Dia menekankan terjadi kenaikan klaster covid-19 yang awalnya di 6 desa, kemudian meningkat jadi 60 desa. Pihaknya telah melakukan penguatan personel di lapangan untuk mengawasi penerapan protokol kesehatan dan memperkuat pelacakan kasus.

"Alhamdulillah dari angka yang ada, kasus harian dari beberapa waktu lalu sekitar 400 dalam satu hari. Maka hari ini bisa ditekan jadi 183 untuk kasus. Giat ini dipertahankan satu minggu ke depan," pungkas Listyo.

Pihaknya juga melakukan penyekatan di wilayah Bangkalan, Madura. Jumlah personel kepolisian telah ditambah di empat wilayah. Listyo menyebut pihaknya juga menggandeng tokoh masyarakat untuk mengimbau urgensi penerapan protokol kesehatan, melakukan tes covid-19, serta melakukan vaksinasi.

"Harapan kita setelah giat, testing dan tracing maksimal. Treatment yang dilakukan bisa maksimal," imbuhnya.

Listyo juga meminta Pemprov DKI Jakarta menyiapkan 31 wilayah untuk isolasi mandiri. Dengan melonjaknya kasus covid-19 dan perluasan pelacakan, akan berdampak pada kapasitas tempat isolasi mandiri, seperti RS Darurat Wisma Atlet Kemayoran.

Di samping itu, Pemprov DKI perlu menyiapkan tempat isolasi mandiri di hotel untuk menampung warga yang menjalani isolasi mandiri. Listyo menginstruksikan anggotanya untuk menegakkan aturan selama PPKM skala mikro.

"Penegakan aturan atau hukum di wilayah yang ada pembatasan akan kita perkuat. Yang melebihi jam operasional, kita lakukan penutupan. Termasuk, yang langgar kita terapkan sanksi sesuai kesepakatan," tutup Listyo.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait