#kapolresta#polres#penembakan

Kapolresta Perketat Akses Hiburan Malam dan Penggunaan Senjata Api Anggota

Kapolresta Perketat Akses Hiburan Malam dan Penggunaan Senjata Api Anggota
Ilustrasi. Medcom.id


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Yan Budi Jaya, meningkatkan pengawasan terhadap anggotanya. Dua poin utama pengawasan itu adalah akses tempat hiburan malam dan penggunaan senjata api.

Pengawasan berkaca pada kasus pemembakan di Cafe RM Cengkareng, Jakarta Barat yang dilakukan anggota Polsek Kalideres, Bripka Cornelius Siahahan.

Pelarangan dan pengawasan dilakukan berdasarkan arahan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambodo. Arahan itu juga diterapkan berdasarkan surat telegram nomor ST/396/II/HUK.7.1./2021 tertanggal 25 Februari 2021 yang ditandatangani Wakapolri Komisaris Jenderal Gatot Eddy Pramono atas nama Kapolri. Poin penting dari surat telegram tersebut adalah kewajiban Polri bersinergi dengan TNI dalam mengawasi penggunaan senjata api oleh personel kepolisian.

"Semua (petunjuk Mabes Polri) sudah ditindaklanjuti. Kasi Propam dan jajaran melakukan pengawasan, enggak boleh ada masuk hiburan malam tanpa alasan yang jelas. Jadi nanti ada patroli atau laporan dicek, " ujar Yan Budi, Minggu, 28 Februari 2021.

Kapolresta menambahkan, pengawasan penggunaan senjata api ini sebenarnya sudah berjalan. Pengecekan kelengkapan, perizinan, dan lain-lainnya telah dilakukan agar penggunaannya tak lagi bermasalah dan sesuai dengan fungsinya.

"Sudah saya perintahkan juga ke Kasi Propam dan dijalankan pengecekan senjata api," paparnya.

Kasi Propam Polresta Bandar Lampung, AKP Supriyanto, mengtakan, pengecekan senjata api yang dibawa personel di Polresta Bandar Lampung telah dilakukan pada Rabu, 24 Februari 2021 lalu.

"Personel opsnal dilarang memasuki tempat-tempat hiburan atau cafe dan menggunakan narkoba atau terlibat langsung dengan peredaran narkoba. Kami juga mengingatkan dalam penggunaan senjata api agar tetap sesuai Perkap, tidak melakukan tindakan sewenang-wenang yang dapat mencoreng nama baik Polri, dan melaporkan setiap kejadian kepada pimpinan," katanya.

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait