#Covid-19#ppkm#ppkmmikro

Kapolda: Tindak Tegas Pelaku Perjalanan Tanpa Sertifikat Vaksin

Kapolda: Tindak Tegas Pelaku Perjalanan Tanpa Sertifikat Vaksin
Kapolda Lampung Irjen Pol Hendro Sugiatno bersama Forkimda Lampung dan Lamsel serta instansi terkait menggelar rapat penerapan PPKM di ruang VIP PT ASDP Cabang Bakauuheni, Selasa, 6 Juli 2021. Lampost.co/Aan Kridolaksono


Kalianda (Lampost.co) -- Kapolda Lampung Irjen Pol Hendro Sugiatno menegaskan tidak akan mentoleransi pelaku perjalanan yang tidak membawa dokumen persyaratan pada masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) selama 5 sampai 20 Juli 2021.

"Petugas di lapangan harus tegas. Jangan ada lagi kompromi," kata Kapolda saat mengikuti Rapat Koordinasi Penerapan PPKM Darurat Jawa-Bali di ruang VIP PT. ASDP Cabang Bakauheni, Selasa,  6 Juli 2021.

Ketegasan tersebut menyusul adanya kelonggaran persyaratan penyeberangan bagi pelaku perjalanan yang tertahan di Pelabuhan Bakauheni dan Merak dalam PPKM hari pertama pada Senin, 5 Juli kemarin. Mereka kebanyakan tidak bisa menunjukkan sertifikat vaksin dan hanya mengikuti tes PCR yang disediakan di pelabuhan.

Kelonggaran persyaratan penyeberangan ini semata-mata untuk mengurai kemacetan di pintu masuk Pelabuhan Bakauheni yang makin panjang.  

Baca: Cara Mengunduh Sertifikat Vaksin Covid-19

 

Kapolda mengimbau agar masyarakat yang akan melakukan perjalanan jauh dengan kendaraan pribadi maupun transportasi umum membawa kelengkapan dokumen yang menjadi syarat perjalanan berupa kartu sertifikat vaksin covid-19 (minimal dosis pertama) dan hasil tes negatif PCR (berlaku 2x24 jam), atau hasil tes negatif antigen (1x24jam).

"Tidak lengkap persyaratannya, petugas secara tegas mengambil tindakan putar balik," tegas dia.

Kapolda juga meminta kegiatan rapid tes dilakukan di luar ruang kedatangan penumpang pejalan kaki.

"Berdasarkan kesepakatan, pelaksanaan rapid rest khusus untuk kendaraan logistik saja," tutup Irjen Pol Hendro.

Sementara itu, Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Drajad Bima Yoga mengatakan ketentuan persyaratan harus diperketat demi menjaga masyarakat tidak melakukan perjalanan selama PPKM.

"Petugas di lapangan agar lebih tegas, jangan lengah, dan harus waspada dalam memberi imbauan dan penekanan sehingga masyarakat sadar akan bahaya covid-19," ujar Danrem.

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait