#poldalampung#polresta

Kapolda Soroti Kasus Pemalsuan Dokumen yang Ditangani Polresta

Kapolda Soroti Kasus Pemalsuan Dokumen yang Ditangani Polresta
Kapolda Lampung Irjen Hendro Sugiatno (kiri) dan Dirreskrimum Polda Lampung AKBP Reynold Elisa P Hutagalung bersama jajaran di Mapolda Lampung. Dok Lampost.co


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Kapolda Lampung Irjen Hendro Sugiatno menyoroti kasus yang sedang ditangani Polresta Bandar Lampung terkait penggerebekan pembuatan dokumen palsu di sebuah ruko Jalan Raden Pemuka, Kelurahan Gunungsulah, Kecamatan Wayhalim, Bandar Lampung, pada 15 Desember 2021 lalu.

 

Kasus ini menjadi perhatian publik dimana beredar kabar setelah dilakukan penggrebakan oleh Polresta Bandar Lampung beserta pamong setempat, tersangka utama Eko Hadi Saputra (35) dibebaskan begitu saja.

Kapolda berjanji akan mendalami kasus pembuatan dokumen palsu yang sedang ditangani jajaran Polresta Bandar Lampung, dan mengecek alasan tersangka dibebaskan.

"Saya dalami itu, apa alasannya (dibebaskan) kalau emang itu dilepas, dalam penegakan hukum ada unsur pembuktian, mungkin ada bukti awal yang belum dimiliki nanti saya cek itu," katanya, Rabu, 29 Desember 2021.

Sementara Dirreskrimum Polda Lampung AKBP Reynold Elisa P Hutagalung membenarkan adanya peristiwa itu. Namun saat ini masih dalam penyelidikan dan penyidikan di tingkat Polresta Bandar Lampung.

"Masih dalam proses penyelidikan dan penyidikan, pasti akan ditindaklanjuti proses sidik untuk penetapan tersangka, namun berikan kesempatan jajaran polresta mendalami penegakan hukumnya," katanya.

Ditanya tentang apakah Ditreskrimum Polda Lampung akan mengambil alih kasus penggrebekan dokumen palsu oleh Polresta Bandar Lampung dan jajaran, dirinya terlebih dahulu akan melihat perkembangan kasus tersebut.

"Kalau untuk pengambil alihan kita lihat kapasitasnya, eskalasinya ataupun dalam perkembangan dokumen lebih besar dan tersangka berkembang lebih banyak Polda Lampung pasti ambil alih," katanya.

Sebelumnya, Eko Hadi Saputra (35) ditangkap oleh polisi karena diduga melakukan pembuatan sejumlah dokumen palsu. Penggerebekan oleh Polresta bersama pamong setempat itu dilakukan di sebuah ruko Jalan Raden Pemuka, Kelurahan Gunungsulah, Kecamatan Wayhalim, Bandar Lampung, Rabu, 15 Desember 2021.

RT setempat, Agus Tono, mengatakan polisi juga mendapati tiga pria yang diduga sebagai pemesannya saat digerebek.

"Selain itu, petugas pun mendapati tiga pria di dalam ruko yang diduga sebagai pemesan atau konsumennya yakni berinisial AR (Aan Ramadhan), RS (Rendi Saputra), DW (Doni Wahyu)," katanya.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait