#Liburpaskah#KSOP#Bakauheni

Kapal Bersenggolan, KSOP Bakauheni Ingatkan Nahkoda

Kapal Bersenggolan, KSOP Bakauheni Ingatkan Nahkoda
PADAT. Sebuah kapal feri dari pelabuhan Merak sandar di dermaga 2 pelabuhan Bakauheni dipadati penumpang pada libur panjang hari raya Paskah, Jumat (30/3/2018) pagi. (Lampost/ Aan Kridolaksono)


KALIANDA (Lampost) -- Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas V Bakauheni mengingatkan nahkoda kapal ro-ro lintas penyeberangan pelabuhan Bakauheni-Merak mewaspadai ancaman cuaca ekstrem yang melanda perairan selat sunda pada libur panjang Hari Raya Paskah 2018.

Menurut Hendri Yamin, perwira jaga keselamatan berlayar dan penjagaan patroli (PKBP) KSOP kelas V Bakauheni kecepatan angin dan arus bawah laut yang cukup kuat membuat gerak kapal lamban. Akibatnya KMP Mufidah dan KMP Kirana yang hendak keluar dari dermaga 1 Pelabuhan Merak sempat berseggolan pada Kamis (29/3/3018) malam.

Atas insiden tersebut, ujar Yamin, KSOP meminta nahkoda memperhatikan prakiraan cuaca BMKG dan aktif berkomunikasi dengan petugas Ship Traffic Control (STC). “Pasca insiden tersebut kami langsung melakukan pemeriksaan saat kapal sandar di dermaga I Pelatihan Bakauheni. Kedua kapal itu kini telah beroperasi kembali, karena insiden tersebut hanya mengakibatkan kerusakan kecil pada butiran KMP Mufidah saja,” kata Hendri Yamin kepada Lampost.co Jumat (30/3/2018).

Berdasarkan prakiraan BMKG kondisi cuaca di perairan selat sunda bagian utara  bertiup dari arah selatan menuju barat daya dengan kecepatan 2-15 knot dan ketinggian gelombang 0,25 sampai 1 meter. “Kondisi cuaca tersebut hanya membuat gerak lapal menjadinlamban, namun aman bagi pelayaran,” ujarnya.

EDITOR

Aan Kridolaksono

loading...




Komentar


Berita Terkait