#literasi#tamanbaca

Kantor Bahasa Lampung Sambangi Empat Lamban Baca di Lambar

Kantor Bahasa Lampung Sambangi Empat Lamban Baca di Lambar
Tim kantor bahasa Lampung didampingi tim GLD Lambar kunjungi sejumlah lamban baca di Kecamatan Balikbukit. Eliyah


Liwa (Lampost.co) -- Dalam rangka memajukan literasi, tim dari Kantor Bahasa Provinsi Lampung mendatangi sejumlah lamban baca (taman baca masyarakat) mandiri di Lampung Barat, Senin, 7 Juni 2021.

Tim yang terdiri dari empat personel itu salah satunya mengunjungi mengunjungi Lamban Baca Efrata Liwa di lingkungan Sukamaju, Kelurahan Way Mengaku, Kecamatan Balikbukit, Lampung Barat.

Dalam kunjunganya itu tim kantor Bahasa Lampung tersebut didampingi oleh tim Gerakan Literasi Daerah (GLD) Lampung Barat.

Erwin selaku koordintor literasi kantor bahasa Lampung bersama rekannya Padias selaku perwakilan duta bahasa Lampung, Ari dan Aryo sebagai tim media kantor bahasa Lampung, dalam kunjunganya itu antara lain menyampaikan bahwa tujuan kedatangan pihaknya adalah untuk menindaklanjuti pendataan lamban baca yang telah dilakukan secara online beberapa Minggu lalu.

"Untuk memastikan tentang keberadaan lamban baca yang sudah tercatat di kantor bahasa Lampung tentang seperti apa kegiatan dan fasilitasnya. Kemudian mengambil dokumentasi melalui video pada setiap lamban baca yang dikunjungi. Video itu nantinya akan dijadikan sebagai bahan inspirasi yan akan dimasukan dalam YouTube," kata dia.

Dokumentasi ini nantinya akan menjadi bahan bagi pihaknya untuk pengembangan literasi terutama bagi daerah lainya.

"Hasil kunjungan kami ke sejumlah literasi di Lampung Barat ini nantinya diharapkan dapat menginspirasi bagi masyarakat di daerah lain untuk melakukan kegiatan literasi dalam rangka meningkatkan minat baca," ujar Erwin.

Video keberadaan lamban baca yang diambil ini nantinya diharapkan mampu menginspirasi daerah lain. Menurutnya ada tiga lamban baca mandiri di Kecamatan Balikbukit yang dikunjungi yaitu lamban baca Az Zahra, Lamban Baca Efrata, dan lamban baca Karunia.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait