#kesehatan#kanker#kematian#beritalampung

Kanker Masih Menjadi Penyebab Kematian Terbanyak di Indonesia

Kanker Masih Menjadi Penyebab Kematian Terbanyak di Indonesia
Kanker Salah Satu Penyebab Kematian Terbanyak di Indonesia. (Ilustrasi/Google image)


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)-- Kanker hingga saat ini masih dianggap penyakit yang paling membahayakan dan mematikan. Bahkan penyakit ini salah satu penyebab kematian terbanyak di Indonesia. Penanganan penyakit ini memakan waktu cukup panjang.

Dokter spesialis penyakit dalam Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) Provinsi Lampung, Yusuf Aulia Rahman kepada Lampost.co, Sabtu (4/8/2018) mengatakan penderita penyakit kanker di Indonesia terus bertambah.
Menurutnya, kanker tidak hanya menyerang pada orang dewasa dan lanjut usia, melainkan juga dapat menyerang remaja dan anak-anak. Kelompok penyakit ini menjadi salah satu penyebab kematian terbanyak di Indonesia setelah penyakit jantung dan pembuluh darah.
“Saat ini kanker termasuk penyakit paling berbahaya karena dapat menyebabkan kematian. Parahnya lagi, penyakit ini tidak hanya dapat menyerang orang dewasa, tetapi juga menyerang anak-anak,” ujar dia.

Ia mengatakan, penyakit kanker dapat timbul dari hampir semua jenis sel di tubuh manusia, sehingga banyak jenis kanker dengan pelbagai macam tanda dan gejala sesuai bagian tubuh yang terkena.

“Terkadang pasien tidak menyadari bahwa ia telah menderita penyakit kanker, karena tanda dan gejalanya tidak terlalu jelas dan khas. Karena penyakit ini bisa timbul dari hampir semua jenis sel dari tubuh manusia,” ujarnya.
Dalam penanganannya, menurut dia seorang dokter terlebih dahulu memeriksa untuk menentukan jenis dan stadium kanker. Setelah diketahui dokter akan memilih cara pengobatan yang tepat. Jika dalam pemilihan penanganan salah, pengobatan yang dilakukan akan memperburuk kondisi pasien.
“Dokter dalam menangani pasien penyakit kanker harus berhati-hati, termasuk dalam pemilihan pengobatan agar pengobatan berhasil. Jika tidak, pengobatan akan gagal dan dapat memperburuk kondisi pasien,” kata dia.
Setelah diketahui cara penanganan, seorang pasien menurutnya akan menjalankan sejumlah rangkaian pemeriksaan yang cukup panjang mulai dari pemeriksaan fisik, laboratorium, radiologis, dan penidakan.

“Mengobati pasien terkena kanker dilakukan dengan sabar, karena banyak rangkaian harus dijalankan, seperti pemeriksaan laboratorium yakni untuk menilai kondisi organ tubuh secara umum guna mencari penanda khas kanker yang dicurigai,” kata dia.

EDITOR

Yusmart DS

loading...




Komentar


Berita Terkait